Minggu, 28 Oktober 2012

Pemprov Sumsel Lanjutkan Pembangunan Rumah Murah

Pemprov Sumsel Lanjutkan Pembangunan Rumah Murah

PALEMBANG --- Setelah MK mengabulkan gugatan terhadap pelarangan pembangunan rumah tipe 21, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan  meneruskan pembangunan rumah murah tipe 21 di daerah ini yang merupakan program dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat baru menjabat sebagai gubernur hampir empat tahun lalu.

"Pada prinsipnya Pemprov Sumsel siap melanjutkan program pembangunan rumah murah karena telah mendapatkan kepastian setelah gugatan Apersi dimenangkan MK," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumsel Rizal Abdullah akhir pekan lalu.

Sebelum program rumah murah dari Kementerian Perumahaan Rakyat itu dilanjutkan, menurut Rizal Abdullah akan dilakukan penataan ulang dalam mekanisme pembangunan. "Bagi PU Cipta Karya bukan perkara sulit membangun ribuan unit rumah asalkan dana dan tenaga kerja tersedia. Hanya saja unit yang dibangun nanti harus sudah akad kredit," ujarnya.

Rizal ABdullah melihat selama ini banyak rumah yang sudah dibangun pengembang tidak langsung ditempati, sehingga rentan mengalami kerusakan. "Pengembang telah membangun, ternyata seletah rumah selesai. belum terjadi akad antara calon pemilik dengan pihak bank, ini akan menjadi permasalahan pada kemudian hari. Ke depan tidak boleh dilakukan cara seperti itu," tambahnya.

Namun, bagi 150 unit rumah yang terlanjur dibangun dengan mekanisme lama tetap dilanjutkan pemerintah daerah. "Permasalahan sebenarnya kini pada kualitas sedangkan ukuran sudah tidak masalah lagi, tentunya akan dilakukan pemantauan agar bahan yang dipakai pengembang tetap baik," katanya.

Pemerintah Provinsi Sumsel menjalankan program rumah murah berdasarkan arahan dari Menteri Perumahan Rakyat akan membangun 2.000 unit. Sebanyak seribu unit rumah tipe 21 direncanakan dibangun di Keramasan (Kawasan Jembatan Musi II) untuk masyarakat informal, dan seribu unit rumah tipe 36 untuk kalangan pekerjaan formal di Jakabaring, Palembang.

Untuk tipe 36 telah dibangun 417 unit, sementara tipe 21 sudah ada 150 unit.
Pembangunan sempat terhenti karena dipengaruhi Undang-undang Kemenpera nomor 1 tahun 2011 tentang pelarangan pembangunan rumah tipe 21, katanya

Fung Menjuarai PGA Tour Musi Championship

Fung Berhasil Menjuarai PGA Tour Musi Championship

PALEMBANG---Pegolf Profesional asal Malaysia, Nicholas Fung berhasil menjuarai turnamen golf PGA Tour Musi Championship 2012 ke III. Setelah dalam pertandingan di padang Golf Kenten Palembang, Sabtu (27/19),  Fung berhasil mencetak 68 di bawah par, sekaligus menyingkirkan pesaingnya pegolf asal Thailand Gunn Charoenkul yang hanya mencetak 70 dibawah par.

Sementara pegolf Indonesia Goerge Gandranata hanya berhasil masuk empat besar pada turnamen ini, dengan hasil ini George gagal untuk mengikuti kejuaraan Barclays minggu depan di Singapura. Karena hasil turnamen ini hanya pegolf tiga teratas yang berhak saja bisa mengikuti Golf Singapura Terbuka, sementara tepat ketiga didapat oleh pegolf Philipina, Jay Bayron. Dengan keberhasilan menjuarai turnamen PGA Tour Musi Championship III 2012, Fung berhak atas hadiah uang sebesar 24.050 dolar Amerika, juga piala Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Bermain di bawah hujan, Fung terlihat flustasi karena beberapa kali gagal mencetak birdie. Bahkan di hole ke 14, pegolf berusia 22 tahun ini nyaris dikalahkan pegolf Indonesia yang baru pertama terjun ke Profesional, kalau saja pukulnya tidak melenceng maka birdie pasti bisa diraihnya.

Usai pertandingan Fung mengakui sangat senang bisa kembali menjuarai turnamen Musi Championship 2012 dan ini berhasil mempertahankan gelar sebelumnya pada tahun 2011.

“Dengan menjuarai turnamen ini menjadikan impian saya untuk bisa bermain di turnamen golf Singapura Open, minggu depan dan bisa bermain dengan Phil Mickelson yang saya impikan,” ujar Fung.

Fung juga memuji kesungguan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah berani menjadi penyelenggara PGA Tour dengan hadiah yang besar. 

“Hadiah turnamen ini sangat fantastis dan ini terbesar untuk PGA, saya yakin kedepan akan lebih banyak lagi pegolf profesional yang akan mengikuti turnamen ini,” jelasnya.

Sementara itu Goerge mengaku sangat bangga bisa meraih top ten dalam turnamen ini, apalagi dirinya baru pertama turun di golf profesional.

“Ini pengalaman saya bisa bermain di golf Profesional karena tahun lalu saya bermain di amatir, dan hasilnya juga cukup bagus bisa masuk Top ten,” ujar Goerge.

Dikatakannya, kekalahannya dari pegolf profesional dari negara lain karena kurangnya pengalaman. Apalagi dalam pertandingan terakhir kondisi lapangan Golf Kenten Palembang diguyur hujan.

“Untuk kedepan saya jadi tahu bagaimana bermain di bawah hujan, saya memang kurang berlatih dalam cuaca seperti ini,” ujar peraih medali Perak Golf SEA Games ke XXVI 2011.

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin untuk tahun depan turnamen golf ini akan ditingkatkan lagi hadiahnya, agar pegolf profesional lebih banyak lagi yang datang.

“Tujuan turnamen ini selain untuk menjadi mitra tanding pegolf Sumsel, juga untuk menarik investasi yang masuk dan pariwisata,” ujar Alex Noerdin. (PL)


Komut Pusri Incar Gubernur Sumsel


"Saya masih memantau situasi jika banyak masyarakat yang mengusung serta Tuhan juga meridhoi maka patut dipertimbangkan," kata Burhanudin seusai menjadi khatib pada Sholat Idul Adha di Masjid Al Aqobah (Kompleks PT Pusri) di Palembang, Jumat (26/10).

Meski belum berani memastikan akan terjun pada perebutan kursi Sumsel 1 itu, namun mantan Pangkonstrad TNI ini tidak menampik sejumlah partai telah mendekati.
"Sudah ada yang melakukan pembicaraan tapi belum ada suatu keputusan dari saya," ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan menjadi penting di Sumsel karena memiliki sejumlah potensi, di antaranya bidang pertambangan dan energi.
Mantan Panglima Bukit Barisan ini menilai bahan tambang yang dimiliki Sumsel itu tidak digunakan secara maksimal, karena infrastruktur seperti pelabuhan belum maksimal mengingat Proyek Pelabuhan Tanjung Api-api tak kunjung terealisasi.
"Untuk mengatasinya dibutuhkan seorang pemimpin yang berani dan memiliki visi ke depan, sehingga mampu menemukan solusi atas permasalahan infrastuktur itu," ujarnya.
Ia yang berpengalaman pada sejumlah jabatan strategis TNI di beberapa provinsi Indonesia itu, menyatakan pertumbuhan ekonomi Sumsel bakal meningkat pesat setelah Jembatan Selat Sunda menghubungkan Sumatera dan Jawa terselesaikan.
Sehingga Sumsel sebagai lima provinsi terbesar di Indonesia harus memilih sosok pemimpin yang berkualitas dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Saat ini sudah ada beberapa nama seperti Alex Noerdin, Ishak Mekki, Herman Deru, dan Eddy Santan Putra. Bagi saya semuanya bagus dan tidak ada masalah sebagai bukti mereka memang pernah menang dan terpilih kembali oleh masyarakat," ujarnya.
Ketika ditanya seandainya terpilih, Burhanudin menyatakan akan fokus menyukseskan pengerjaan proyek MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia), yang membuat jalur Trans Sumatera dari Aceh menuju Banten untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah serta melanjutkan program gubernur sebelumnya.
"Dari 33 provinsi di Indonesia, hanya tiga daerah belum saya jelajahi dan termasuk kampung halaman sendiri Sumatera Selatan. Saya sendiri masih ragu apakah orang di kampung mengenal karena jabatan strategis yang didapatkan selalu di luar daerah," katanya

Alex Noerdin : “PAN Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”

Alex Noerdin : “PAN Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”
 
PALEMBANG --- Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Sabtu (27/10) mendatangi kantor DPW PAN Sumatera Selatan di Jl Angkatan 45. Alex yang datang bersama Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Nasrun Madang dan pengurus lainnya, mengembalikan formulir pendaftaran calon gubernur dari partai berlambang matahari tersebut.
 
Kedatangan Alex Noerdin diterima Sekretaris DPW PAN Sumsel Supadmi Kohar dan pengurus lainnya, diantaranya Wakil Ketua Abdul Aziz Kemis. Tanpa di dahului sambutan, calon gubernur Sumsel tersebut langsung menyerahkan berkas pendaftaran yang sudah disiapkan.
 
Dalam sambutannya Alex Noerdin yang masih menjabat Gubernur Sumsel mengatakan,  “Saya siap berkompetisi dengan calon lain, bersaing secara sehat. Jujur, tidak saling menjelekan. Saya yakin semua calon ini bagus, niatnya membangun Sumatera Selatan untuk mensejahterakan rakyat.”
 
Kepada para pengurus DPW PAN Sumsel Alex mengungkapkan, “Tolong sampaikan ke DPP PAN bahwa calon yang satu ini (Alex Noerdin red.), yang mendaftar hari ini sudah bisa dinilai, kaena programnya sudah bisa berjalan, sudah tiga tahun 11 bulan. Ini sudah bisa dinilai secara konkret, apa yang sudah dilakukan.”
 
“Mohon maaf  kalau calon lain itu, baru akan. Jadi kalau sudah bisa dinilai, jika bagus nilai bagus, jika sedang nilai sedang, kalau jelek yang jelek. Konkret jadinya. Satu-satunya calon yang bisa dinilai secara konkret yang mendaftar hari ini,” ujarnya seraya disambut tepuk tangan mereka yang hadir di rumah PAN Jl Angkatan 45 Palembang.
 
Pada kesempatan itu, Alex pun bernostalgia saat berkoalisi dengan PAN pada pemilihan Gubernur Sumsel 2008 – 2013.  Ketua DPD Partai Golkar Sumsel itu  teringat tahun 2008 saat diundang ke rumah PAN di Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan.
 
”Saya dihadapkan dengan Ketua Umum DPP PAN waktu itu Sutrisno Bachir dan Sekjen Zulkifli Hasan yang sekarang Menteri Kehutanan bersama beberapa ketua lainnya. Saya ditanya macam-macam, barangkali fit and proper test waktu itu. Alhamdulillah meyakinkan semua yang hadir sehingga PAN mendukung penuh pencalonan saya sebagai calon gubernur Sumatera Selatan periode 2008 – 2013 bersama Partai Golkar.,” katanya.
 
Kemenangan dirinya pada pemilihan Gubernur Sumsel 2008 lalu menurut Alex Noerdin karena PAN turun habisan-habisan, benar-benar berjuang, dan akhirnya menang. “Ini sejarah yang tidak dapat dilupakan. Alangkah baiknya jika kita bersama-sama, niat kita baikm embangun Sumatera Selatan,” tambahnya.
 
Alex Noerdin juga menegaskan, “Kami ikhlas mendaftar. Saya tidak mendaftar di tempat lain, hanya mendaftar di PAN, saya tidak mendaftar di PDIP, tidak mendaftar di Nasdem, di Partai Demokrat belum. Jika kita berdua lagi, kuning dan biru Insya Allah matahari dari Timur yang bisa membimbing kita menuju kesejahteraan rakyat Sumsel.”
 
Sementara itu Sekretaris DPW PAN SupadmiKohar menjelaskan, pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumsel oleh DPW PAN Sumsel sebenarnya sudah ditutup. “Namun demi pendaftaran bagi salah satu calon gubernur terbaik Alex Noerdin, DPW PAN memperpanjang masa pendaftaran sampai 3 November 2012,” ujarnya.
 
Menurut Wakil Ketua DPW PAN Abdul Aziz Kemis, sampai 27 Oktober sudah ada enam calon yang mendaftar. “Empat orang mendaftar calon gubernur, yaitu Alex Noerdin, Ishak Mekki, Hafiz Tohir dan Herman Deru. Dua orang mendaftar calon wakil gubernur yaitu Maphilinda dan Hafiz Tohir,” katanya

Kamis, 25 Oktober 2012

Patin Sumsel Tembus Pasar Amerika

Patin Sumsel Siap Masuk Pasar Amerika
Lokasi            : Palembang/irwan wahyudi
PALEMBANG(IFT)- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) siap mengekspor ikan patin ke Amerika Serikat menyusul negara tersebut berminat dengan kualitas ikan patin yang dihasilkan dari petani di Sumsel dan salah satu produksi ikan di Sumsel 50% didominasi ikan patin.
Yohanes H Toruan Bappeda Provinsi Sumsel mengungkapkan, ikan patin asal Sumsel diminati Amerika tersebut kualitasnya lebih baik dari ikan patin asal Vietnam."Selama ini Amerika Serikat mengimpor ikan patin dari Vietnam, namun  saat berkunjung ke Sumsel, mereka ingin mengalihkan pasar ke Sumsel,”paparya akhir pekan ini.
Menurutnya dia kualitas patin Sumsel juga memenuhi standar yang mereka
inginkan.  Selain  itu mereka sudah mengetahui, jika sebagian besar ekspor ikan patin Vietnam justru bersumber dari Indonesia.
Hal ini juga yang kini sedang dimanfaatkan oleh pemerintah provinsi dengan
memotong jalur ekspor hingga pembeli tidak melalui pihak kedua sehingga  mampu memotong jalur ekspor dari pihak ke dua tersebut.  Terlebih saat ini sudah bertemu langsung dengan pembeli.
Keunggulan ikan patin asal Sumsel, paparnya terletak pada produk yang dikenal bersih dan tidak mengeluarkan bau. “Kondisi ini merupakankelebihan tersendiri yang hampir tidak dimiliki oleh competitor,”ulasnya

Sementara itu, Ahmad Fuad Kabid Budidaya Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumsel mengungkapkan, Sumsel merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan potensi perikanan air tawar khususnya ikan patin.  50% dari total produksi ikan di Sumsel adalah ikan patin, produksi ikan patin 2011 sebesar 291.375 ton, tahun ini optimis akan meningkat sebanyak 30% minimal dari tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Dinas Perikanan Provinsi Sumsel pada 2010 lalu sudah berhasil memasok ikan patin hingga ke daerah lain, seperti Bengkulu dan Jambi.  Masyarakat Sumsel saat ini masih banyak yang belum mempercayai bibit yang diproduksi oleh para petani lokal.
”Kendala saat ini, 40% bibit ikan kita dipasok dari luar Sumsel khususnya dari balai pembibitan yang ada di Jawa Barat, masyarakat sepertinya tidak percaya dengan bibit yang dihasilkan oleh para peternak lokal, padahal kualitasnya sebenarnya sama bahkan ada juga yang lebih baik”terangnya.

Sebagai langkah antisipasi dan perbaikan, Dinas Perikanan Sumsel, paparnya  sudah melakukan pengawasan serta pemberian sertifikat kepada para peternak yang sudah ahli dan memiliki kualitas dalam menghasilkan bibit ikan.
”Kita berikan sertifikat agar masyarakat tidak perlu ragu dengan kualitas bibit ikan yang diproduksi oleh para peternak kita” Imbuhnya.

UI Teliti Songket Palembang



PALEMBANG :

Tim peneliti dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIPB-UI) selama tiga hari ke depan akan melakukan penelitian terhadap tenun songket Palembang. 

Tim  FIPBUI ini dipimpin Dr Lily Tjahjandari,disertai dua dosen dan mahasiswa strata-3 FIPB, Turita (sastra Jawa) dan Hendra Kaprisma (sastra Rusia). Serta peneliti dari Bandung Fe Institute, lulusan Institut Teknologi Bandung.

Mereka akan  meneliti dan mendokumentasi kain tenun khas Palembang. Hasil penitian ini akan dipublikasi untuk keperluan ilmiah, termasuk melalui internet sehingga dapat diakses masyarakat luas.
"Kain songket ini sudah menjadi karya dan kekayaan bangsan bukan hanya oleh etnik tertentu. Bukti-bukti yang kita miliki, untuk memperkuat alasan jangan sampai diklaim oleh negara lain," ujar Dr Lily, Rabu malam (24/10) saat ditemui dikediaman pribadi Walikota Palembang, Eddy Santana Putra.

Dr Lily, manajer Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FIPB-UI ini juga meminta kepala Walikota Palembang Eddy Santana tampil menjadi pembicara sebagai keynote speaker dalam rangkaian acara Dies Natalis FIPB-UI bulan Desember mendatang.

Dalam rangkaian acara tersebut, panitia dies natalis menyediakan stand khusus bagi Palembang untuk memamerkan koleksi songket dan demonstrasi pembuatan songket menggunakan alat tenun tradisional bukan mesin.
Panitia Dies Natalis akan menganugrahkan penghargaan bagi pelestari karya budaya dan konsisten menjaga kelangsungan tradisi menenun songket kepada perajin yang dianggap layak.

Sementara Walikota Palembang Eddy Santana menyatakan kebanggaannya atas kerja tim yang memberi perhatian khusus terhadap songket Palembang.

Ia sempat menunjukkan literatur yang menggambarkan karya houte-couture, budaya tinggi, yang berkembang terus di masyarakat Palembang

Rabu, 24 Oktober 2012

Sumsel Berhasil Berdayakan Perempuan 




PALEMBANG - Sumatera Selatan (Sumsel), dinilai berhasil dalam pemberdayaan hidup perempuan dan perlindungan anak.

Penilain itu disampaikan Ketua Komisi F DPR Nagroe Aceh Darusallam (NAD), H. M. Yunus Ilin, SE. MSI dalam studi banding mengenai Kualitas Hidup Perempuan dan Perlindungan Anak di Pemrov Sumsel, Rabu (24/10) di ruang rapat Bina Praja.

“Sumsel, salah satu provinsi di Indonesia yang kita nilai berhasil dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," jelas H. M. Yunus.

Ia menyebut, salah satu bentuk keberhasilan Sumsel dalam pemberdayaan perempuan misalnya dibidang pemerintahan. Saat ini jelasnya, banyak pejabat eselon II di Pemprov Sumsel, yang diduduki perempuan.

Ia memberikan apresiasi dengan kebijakan yang dijalankan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang banyak memberikan kesempatan dan peluang untuk kaum perempuan untuk menjadi pemimpin.

"Kebijakan Gubernur Sumsel itu, sangat kami apresiasi. Bagi kami, itu adalah bentuk keberhasilan Sumsel dalam pemberdayaan perempuan. Ini yang ingin kami pelajari di Sumsel, untuk diterapkan di NAD," imbuhnya.

Dalam dialog dan tukar pendapat serta pengalamman itu, yang dihadiri oleh Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Sumsel, Drs. H. Ahmad Najib, SH, HUM ini, juga membahas tentang perlindungan serta pemberdayaan perempuan terutama tentang trafficking, bagaimana pemberdayaan perempuan, masalah keadilan dan kesetaraan gender, HIV/AIDS, narkoba di kalangan remaja dan lainnya.

Sementara itu Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Drs. H. Ahmad Najib, SH, HUM mengatakan, mengungkapkan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen penuh dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender termasuk perlindungan dan kesejahteraan anak dalam kehidupan bermasyarakat.

"Karenanya kita berupaya program pemberdayaan perempuan agar teralokasi di seluruh dinas/instansi,"ujarnya seraya menerangkan dari data, jumlah penduduk Sumsel. pada Desember 2011, tercatat sebanyak 8.492.429 jiwa yang tediri dari 4.342.984 orang Laki-laki dan 4.149.445 orang perempuan. (REL)

PAN Buka Peluang Usung Alex Noerdin

[]Pemilihan Gubernur Mendatang




PALEMBANG -- Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin SH, membuka peluang untuk diusung kembali oleh Partai Amat Nasional (PAN) pada pemilihan  Gubernur Sumsel mendatang. Sinyal itu mencuat pada saat Alex mengambil formulir pendaftaran bakal calon (Balon) Gubernur Sumsel dari PAN Sumsel Rabu (24/10) di sekretariat PAN Sumsel di Palembang.
Alex Noerdin mengambil formulir Balon Gubernur Sumsel di Sekretariat PAN Sumsel diwakili oleh Wakil Ketua Golkar Sumsel, H Nasrun Madang, bersama Sekretaris Golkar Sumsel, Jamratul, Wakil Ketua Hj Fatimah Samsul, HM Nadjib Macan, RA Anita Nuringhati SH, Edward Jaya SH,  dan Rozak Amin SH.
Pada saat pengambilan formulir Alex Noerdin tersebut,  mereka dari Golkar yang mewakili Alex diterima langsung oleh Sekretaris PAN Supadmi Kohar, didampingi  Wakil Ketua PAN, Azis Kemis, Badrullah Kohar dan Bendahara PAN Rohadi.
Dalam kesempatan itu, Badrullah Kohar menegaskan bahwa pihaknya saat ini memang sedang membuka kesempatan bagi tokoh Sumsel yang memiliki niat untuk mencalonkan diri sebagai gubernur Sumsel . PAN sebagai partai tentu akan memberikan kesempatan kepada siapapun  yang dianggap laik. Dan calon yang terbaik tentu memiliki peluang untuk diusung pada Pemilihan Gubernur tersebut.

Ulang Sejarah Pilgub
Dia mengatakan, mekanisme organisasi tetap akan dilalui, karena melalui penyeleksian atau penyaringan yang ketat dapat calon yang terbaik tentunya. Sinyal bahwa Alex Noerdin berpeluang untuk diusung oleh PAN sebagai calon gubernur pada pemilihan mendatang, datang dari Badrullah Kohar. “Bisa saja ini terjadi pengusungan kembali, sebagaimana juga terjadi pada Pemilihan Gubernur Sumsel tahun 2008 lalu,” ujarnya menekankan.
Pada Pemilihan Gubernur  2008 lalu, salah satu partai yang mengusung Alex Noerdin adalah PAN.  PAN ikut memenangkan suara rakyat yang memilih Alex Noerdin menjadi Gubernur Sumsel. Kemenangan Alex disadari betul juga merupakan kemenangan PAN. Pada pemilihan itu PAN berusaha untuk menjaring suara rakyat untuk kemenangan Alex Noerdin.
Ketika ditanya kepada Alex Noerdin, soal peluang PAN akan mengusungnya kembali, ia menegaskan, bahwa itu memang sudah merupakan suatu penghargaan yang luar biasa yang diberikan PAN kepadanya.
Alex juga memperkirakan, bahwa PAN akan memberikan kesempatan baginya untuk diusung sebagai calon dari partai besar ini. “Kami sudah bersama dari dulu. Tahun 2008 juga PAN ikut bersama saya memenangkan suara rakyat, dan saya kan menang saat itu. Saya adalah orang yang tidak pernah melupakan sejarah. Saya berharap perjuangan bersama PAN akan terus berlanjut,”katanya sembari menambahkan bahwa PAN sudah memberikan sinyal untuk mengusung dirinya pada pemilihan gubernur Sumsel mendatang tersebut.
Nasrun Madang, yang ditanya juga memberikan jawaban tegas atas peluang Alex yang begitu besar untuk diusung PAN tersebut.”Memang dari dulu kita sudah bersama-sama dalam mengusung pak Alex. Sejarah itu akan kembali, bersama rakyat untuk memernangkan pak Alex Noerdin dalam pemilihan Gubernur Sumsel mendatang,”ujar Nasrun yang didampingi sejumlah pimpinan Golkar Sumsel saat keluar setelah pengambilan Formulir untuk Alex Noerdin  di  Sekretariat PAN Sumsel di Palembang kemarin.(*)

Calon Golkar Hanya Alex Noerdin

Bagi Golkar, Alex Harga Mati

* Satu-Satunya Cagub yang Bakal Diusung di Pilgub Sumsel 2013

PALEMBANG – DPD Partai Golkar Sumsel menegaskan, H Alex Noerdin sebagai satu-satunya bakal calon gubernur (cagub) Sumsel, yang akan diusung partai berlambang pohon beringin itu di pemilihan gubernur (pilgub) Sumsel, 2013 mendatang.


Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Nasrun Madang. “Alex adalah harga mati bagi Golkar Sumsel, untuk diusung sebagai bakal calon guberbur Sumsel di Pilgub Sumsel, 2013,” tegas Nasrun yang dibincangi usai dikuasakan mengambil formulir bakal calon gubernur untuk Alex Noerdin di DPW PAN Sumsel, Rabu (24/10).


Ia menjelaskan, Golkar Sumsel menetapkan nama Alex sebagai satu-satunya bakal cagub yang akan diusung di Pilgub Sumsel mendatang, bukan tanpa alasan. Menurutnya, Alex selain sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumsel juga adalah calon incumbent .


Ia juga yakin, hasil hasil survey juga akan menempatkan nama orang nomor satu di Sumsel itu, tetap diinginkan masyarakat Sumsel untuk terus memimpin Bumi Sriwijaya sampai lima tahun kedepan.


Memang kata Nasrun, sampai saat ini DPP Partai Golkar belum memutuskan siapa bakal calon gubernur yang akan diusung. Namun ia yakin, nantinya DPP akan menetapkan Alex lah, sebagai bakal cagub yang akan diusung Partai Golkar di Pilgub Sumsel, 2013.


“Golkar tidak pernah mencalonkan dua orang kader, hanya satu nama yakni, Alex Noerdin. Untuk survei sendiri paling lambat Desember, harga mati bagi Golkar Sumsel untuk mencalonkan Alex Noerdin, sebagai bakal Cagub Sumsel,” tegasnya.

Ambil Formulir di PAN

Sementara itu, H Alex Noerdin, kemarin mengambil formulir bakal Cagub Sumsel di DPW PAN Sumsel. Pengambilan formulir ini, dikuasakan ke Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Nasrun Madang yang didampingi fungsionaris Partai Golkar Sumsel lainnya, seperti Edward Jaya, Anita Noeringhati dan kader Golkar lainnya.

“Walaupun suara Golkar mencukupi, untuk mengusung calon sendiri namun bagi kami penting untuk membangun koalisi dengan partai lain. Kami yakin, PAN Sumsel nantinya akan mengusung Alex Noerdin, sebagai cagub mereka di Pilgub Sumsel mendatang,” kata  Nasrun seraya mengatakan PAN sendiri memiliki kedekatan histroris dengan Alex Noerdin. Sebab saat Pilgub Sumsel 2008 lalu, PAN juga mengusung Alex sebagai cagub.

Sementara itu Sekretaris DPW PAN Sumsel, Supadi Kohar menerangkan, sama seperti calon lainnya, PAN akan menerima semua calon yang ingin mengambil formulir sebagai bakal Cagub Sumsel di partai berlambang matahari terbit tersebut.


“Semua formulir itu, setelah dikembalikan nantinya akan kita verifikasi kelengkapan administrasinya. Setelah itu, kita serahkan ke DPP. DPP lah, yang akan memutuskan, siapa bakal cagub yang kita usung,” tukasnya. (REL)

124 Pegolf Ramaikan Musi Championship 2012


* Dari 8 Negara

PALEMBANG - Sumsel kembali menjadi tuan rumah event olahraga bertaraf internasional, kali ini giliran Turnament Golf Palembang Musi Championship 2012, yang digelar.

Turnamen yang digelar di Lapangan Golf Kenten itu, menurut Ketua KONI Sumsel, Mudai Madang, diikuti 124 pegolf profesional dari delapan negara.

"Ini seri ketiga, turnamen ini kita gelar. Kali ini Musi Championship, tidak hanya diikuti pegolf dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara tetapi juga dari Australia dan Swedia,"jelas Mudai ketika dibincangi disela-sela walcome dinner di Griya Agung, Selasa (24/10) malam.

Ia merincikan, 126 peserta Musi Championship 2012 tersebut yakni 60 pegolf asal Indonesia dan 64 pegolf lainnya dari delapan negara lainnya.

Thailand mengirimkan 37 pegolf, Malaysia 15 pegolf, Singapura tiga pegolf, Philifina empat pegolf, Vietnam satu pegolf, Brunai satu pegolf dan pegolf dari Australia dan Swedia masing-masing satu pegolf.

Walcome dinner ini, selain dihadiri semua peserta Musi Championship, juga hadir President of Asean PGA Tour n Team, Mr. Dato Ramlan Harun. Mereka disambut oleh Sekda Sumsel, Yusri Effendi.

Sementara itu President of Asean PGA Tour n Team, Mr. Dato Ramlan Harun, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang di berikan tuan rumah.

"Kami berharap turnamen ini, terus berlanjut," harap pria yang juga keturunan Sumut ini. (REL)