Senin, 26 November 2012

Musi Tribotton

Musi Triboatton Lagi, Sumsel Gelar Olahraga Spektakuler Sumatera Selatan (Sum¬sel) kembali menorehkan tinta emas di dunia olahraga. Setelah sukses melaksanakan SEA Games XXVI tahun lalu, kali ini Sumsel menggelar Musi Triboatton 2012, di hulu Sungai Musi di Desa Tanjung Raya, Keca¬matan Pendopo Barat, Kabu¬paten Empat Lawang, Senin (26/11). Event olahraga pertama di dunia yang menggabungkan olahraga rafting, canoeing dan traditional boat race tersebut dibuka Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, dihadiri Wakil Men¬teri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Safta Nirwan¬dar dan disaksikan Bupati Em¬pat Lawang H Budianto Antoni Aljufri, Ketua Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) Hari Sidharta, serta Ketua TP PKK Hj Eliza Alex bersama Susana Budi Antoni. Lomba triboatton diikuti 10 negara yakni Kamboja, Malay¬sia, Singapore, Amerika, Demark, Jerman, Lithuania, Inggris, Polandia, Australia serta Indonesia dengan menerjunkan atlet dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogja¬karta dan Sumsel. Peserta akan menempuh jarak 500 km, menyusuri Sungai Musi-Sungai Lematang-Sungai Batanghari Sembilan serta finish di hilir Sungai Musi di Palembang. ‘’Event ini merupakan sarana promosi daerah dan pengembangan wisata sungai yang ada di Indo¬nesia. Setelah Tour The Singkarak sekarang Sum¬sel dengan Musi Triboatton yang didukung Pemerintah Provinsi Sumsel serta Kabupaten Empat Lawang,’’ kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Safta Nirwandar. Menurutnya, Sumsel merupakan provinsi yang lain daripada yang lain, sebab ada Gubernur yang sportif dan memi¬liki visi yang luas dalam mengembangkan daerah¬nya sehingga acara ini akan berpengaruh pada ekonomi masyarakat dan promosi daerah. ‘’Saya yakin dengan dukungan yang luar biasa dari kepala daerah triboatton ini akan besar lagi di tahun yang akan datang,’’ katanya, sembari menambahkan, Kabupaten Empat lawang akan menjadi bagian penting pariwisata sungai di Indonesia yang akan bersaing dengan Bangkok, Thailand. Musi Triboatton yang spektakuler itu mengangkat tema, sport, tourism, and challenge dengan etape pertama menempuh jarak 40 km dari Desa Tanjung Raya ke Tebing Tinggi. Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan, pasca SEA Games sudah banyak event berstandar inter¬nasional yang digelar. ‘’Sudah ada empat event dunia dan 14 event tingkat Asia. Be¬berapa hari lalu telah digelar water ski tingkat dunia di Jakabaring dihadiri langsung presiden water ski dunia. Para peserta juga memuji air danau Jakabaring tempat berlangsungnya kejuaraan ini merupakan yang terbaik di dunia,’’ papar Gubernur. Alex menjelaskan, Sumsel punya tiga program unggulan sekolah dan berobat gratis serta men¬ingkatkan lapangan kerja. Kedepan akan dikembang¬kan lagi untuk tourism yang juga dapat meningkatkan perekonomian rakyat. Untuk mendukung program tourism di Sum¬sel, tambahnya, Pemprov Sumsel akan mengembang¬kan bandara perintis di Lubuk Linggau dan Pagar Alam dengan pesawat super cesna dengan kapasitas 11 orang. Sungai Musi mempunyai delapan anak sungai sehimgga lebih dikenal sebagai batanghari sembilan, untuk itu melalui event Musi Triboatton bukan hanya sebagai tempat wisata dan perekonomian tetapi juga sebagai wadah melestarikan lingkungan. “Coba lihat mungkin tidak ada daerah seperti Sumsel yang green, kalau event ini panjangnya 500 km tentunya warga sepanjang itu tidak akan membuang sampah di sungai. Apalagi kalau digelar tiap tahun tentunya masyarakat akan se¬makin sadar pentingnya sungai,” tegas Alex. Dipatenkan Mengingat kondisi alam di negara-negara Asia Tenggara yang memiliki banyak sungai serta menjadikan sungai sebagai tempat wisata, rencananya PB PODSI akan mendaftarkan Musi Triboatton untuk masuk menjadi salah satu cabang olah¬raga tingkat dunia. “Tentang aturan main akan dibuat aturan sendiri,’’ ujar Sekjen PB PODSI Hari Sitharta Ketua Tim Teknis PB PODSI, Effendi Sun menam¬bahkan, aturannya akan dibuat tidak mengikuti aturan interna¬sional, misalnya untuk perahu boat yang biasanya 22 orang sekarang disini hanya 12 orang. “Aturan itu dibuat agar tidak sama dengan event dunia lain¬nya dan lebih menantang dan itu akan diikuti negara lain jika ingin menyelenggarakan,” tegas Effendi Sun. Sedangkan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar menjelaskan, event Musi Triboatton ini meru¬pakan yang pertama di dunia. Dimana dalam event itu disamp¬ing rute yang terpanjang juga penggabungan tiga olahraga sungai sekaligus. “Kita akan patenkan olahraga ini bukan hanya untuk kepentingan wisata, juga untuk kepentingan olahraga sungai,” ujar Sapta. Sejumlah atlet mengaku senang mengikuti event itu. Atlet dayung Jerman, Lenna Rungek, 21, mengaku sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari baik dari fisik maupun mental, bahkan tahun depan dia berharap bisa digelar kembali. Begitu pula dengan official tim kamboja Srunleang,45, pihaknya sudah berlatih di Sungai Mekong yang memiliki karakteristik sungai seperti Musi. Menurutnya, Musi Triboatton merupakan event yang baik un¬tuk mengembangan atlet dayung. Pengakuan lainnya disam¬paikan seorang warga Desa Tanjung Raya, Eppy,24. Dia menyebutkan acara itu men¬jadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Empat Lawang. ‘’Anak saya senang betul dengan acara itu, jadi terhibur,’’ papar ibu rumah tangga tersebut. ***

Rabu, 21 November 2012

Gubernur Ajak Warga Muaraenim Membangun Sumsel

Gubernur Ajak Masyarakat Muaraenim Bahu Membahu
* Membangun Sumsel Gemilang

MUARAENIM -  Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengajak masyarakat Muaraenim untuk bahu membahu untuk mencapai Sumsel gemilang. Ajakan ini disampaikan Alex, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muaraenim ke 66, Selasa (20/11) di Muaraenim.

Dukungan dari masyarakat itu jelas Alex, sangat dibutuhkan. Jika masyarakat bahu membahu, ia yakin Muaraenim akan semakin maju kedepannya. “Kemajuan itu  bisa dicapai dengan syarat, jika semua pihak bersama-sama membangun Muaraenim dengan cara meningkatkan kinerja, memberantas korupsi dan menjaga stabilitas politik,” pesan Alex saat menyampaikan sambutannya dalam rapat paripurna istimewa DPRD Muaraenim dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Muaraenim ke-66.

Ia meyebut di usia yang ke 66, saat ini Muaraenim sudah banyak mencapai kesuksesan. Kesuksesan itu jelasnya, dibuktikan dengan banyaknya berbagai penghargaan yang diterima Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar atas nama masyarakat Muaraenim.

Namun diingatkan Alex, masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang tersebut jangan mudah cepat berpuas diri. Pelopor sekolah dan berobat gratis ini meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim untuk terus berlari kencang melaksanakan pembangunan.

“Perbaiki infrastruktur, tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat dan turunkan angka kemiskinan. Saya minta bupati untuk membangun kabupaten ini, tiga tahun kedepan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia,” tegas Alex.

Alex yakin, Muaraenim akan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia. Sebab Muaraenim bebernya kaya akan potensi sumber daya alam (SDA). Dalam kesempatan itu juga Alex menerangkan, mulai 1 Januari 2013, angkutan batubara di Sumsel tidak boleh lagi melintas di jalan umum.

“Mulai Januari nanti, angkutan batubara akan melintas di jalan khusus. Selain itu kita juga berencana membangun jalan tol. Jika jalan tol itu selesai, maka akan membuka akses Sumsel menjadi lebih maju termasuk Muaraenim. Karenanya semua komponen masyarakat saya minta untuk mendukung pembangunan, demi mencapai kesuksesan menjadikan Sumsel dan Muaraenim menjadi lebih baik kedepannya,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar menambahkan kunci keberhasilan pembangunan yang telah dicapai Muaraenim selama ini adalah persatuan dan kebersamaan.

Ia yakin jika itu terus dijalankan semua komponen masyarakat Muaraenim, maka cita-cita membangun Muaraenim menjadi sejahtera akan tercapai. “Peringatan HUT Muaraenim ke 66 ini, harus kita jadikan momentum untuk intropeksi dan bangkit untuk membangun Muaraenim menjadi lebih baik lagi dari saat ini


Alex Noerdin Dinobatkan Bapak Pembangunan










Alex Dinobatkan Sebagai Bapak Pembangunan

PALEMBANG - Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan independen yang berfungsi membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan beriman, terus mendapat perhatian serius Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin.

Perhatian ini ditunjukkan dengan selalu mengunjungi setiap pondok-pondok pesateren yang ada di Sumsel untuk melihat langsung kondisi lembaga pendidikanyang tumbuh dan berkembang dari masyarakat tersebut.

Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Muaraenim, Alex Noerdin juga melakukan kunjungan ke pondok pesantren Mamba'ulhakam yang berada di Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Muaraenim, Selasa (20/11) kemarin.

Saat tiba di pondok Pesanteren Mamba'ulhakam ini, Alex Noerdin disambut hangat oleh para pengajar pondok, santri dan masyarakat sekitar yang ingin bertatap muka dan berjabat tangan langsung.

Pimpinan Ponpes Mamba'ulhakam, Ustad Herlin Susri  dalam sambutannya mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin.

"Tujuan kami mengundang H. Alex Noerdin tidak lain ingin bertatap muka secara langsung," ungkapnya.

Ia melanjutkan pengurus pondok, santri dan masyarakat sangat mendukung kepemimpinan H. Alex Noerdin untuk terus melakukan pembangunan di Sumsel.

"Pembangunan yang dilakukan Bapak H. Alex Noerdin sangat luar biasa sehingga patut jika kami menyebutnya sebagai  bapak pembangunan," tegasnya.

Ustad Herlin Susri pun menyatakan dukungan sikap untuk memenangkan H. Alex Noerdin pada pencalonan pemilihan Gubernur Sumsel mendatang.
"Pimpinan mendoakan agar H. Alex Noerdin menang kembali menjadi Gubernur Sumsel. Kami punsiap memenangkan H. Alex Noerdin untuk menjadi Gubernur Sumsel kembali," katanya.

Sementara, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin diawal sambutannya menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi lingkungan khususnya jalan menuju pondok pesanteren Mamba'ulhaka.

Menurut Alex, kondisi lingkungan khususnya jalan menuju ponpes tidak seperti yang ada saat ini, karena ada sejumlah perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah tersebut.

"Bisa perbaikan jalan tapi tidak adil kalau menggunakan APBD karena itu uang rakyat," kata Alex.

Alex pun menyatakan akan meminta agar tujuh perusahan yang ada di wilayah sekitar sumbangsih  untuk lakukan perbaikan jalan.

"Kalau perusahaan tidak mau saya akan turun langsung. Tahun 2013 akan dibantu untuk perbaikan jalan tersebut, tahun depan jalan ini akan mulus dan desa ini akan terbangun," tegasnya.

Saat kunjungan ini, Gubernur Sumsel' H. Alex Noerdin memberikan bantuan dana sebesar Rp 20juta

"Hari ini saya membantu dana pribadi sebesar Rp 20juta ini sumbangan dari cucu kembar saya," katanya.

Terkait dukungan warga, Alex mengatakan jika memang masyarakat mendukung dirinya maka dukungan masyarakat tersebut haruslah dikarena pembangunan Sumatera Selatan.

"Jika memang mendukung saya, maka dukungan itu haruslah dikarenakan pembangunan di Sumsel," pukasnya.

Gubernur Kunjungi Lapas Muaraenim




Muaraenim- Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin mengajak seluruh masyarakat khususnya penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk bersama-sama membangun Sumatera Selatan dengan menjaga kondisi yang kondusif di Sumatera Selatan.

Ajakan ini disampaikan Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin saat mengunjungi lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2b Muaraenim, Selasa (20/11) kemarin.

Dengan didamping Bupati Muaraenim, Muzakir Saisohar, Alex menyampaikan rasa simpatik terhadap kondisi penghuni lapas yang ada.

"Simpati kami kepada saudara sekalian, kami juga merasakan tidak bisa kemana-mana. Mari isi kegiatan dengan yang bermanfaat, mari kita berdoa sama-sama agar Allah mengampuni dan saudaraisaudar dapat berbuat lebih baik lagi," ungkapnya.

Alex pun berpesan kepada seluruh penghuni lapas agar bisa berbuat yang baik selama berada di dalam lapas sehingga bisa mendapat pengurangan masa tahanan yang dijalani.

"Baik-baiklah didalam untuk mendapatkan remisi," katanya.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin memberikan bantuan berupa mesin pres bata serta mie instan sebanyak 40dus untuk digunakan sebaiknya untuk kesejahteran penghuni lapas Muaraenim.

Sementara, Kepala Lapas Kelas 2b Muaraenim, Imam Purwanto, SH, MH mengatakan, sangat berterimakasih kepada Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin yang telah mengunjungin secara langsung lembaga pemasyarakatan Muaraenim

Rabu, 07 November 2012

BGK UPGRI PALEMBANG :

PENGUMUMAN BGK UPGRI PALEMBANG :
UPGRI Palembang akan melaksanakan Lomba Bujang Gadis Kampus (BGK) Tahun 2012. Persyaratan peserta: 1. Terdaftar sebagai mahasiswa UPGRI Palembang. 2. Usia maksimal 21 tahun, belum menikah, tinggi badan maksimal 165 cm (pria) dan 160 cm (wanita). 3. Fotokopi KHS semester terakhir 2 lembar. 4. IPK minimal 2,8. 5. Foto ukuran 4R dengan ketentuan memakai kemeja putih, blue jeans, sepatu kets, dan latar putih. 6. Menguasai pengetahuan Ke-PGRI-an. 7. Pakaian yg dikenakan saat seleksi adalah sepan warna hitam, kemeja lengan panjang putih, dan jaket almamater. Bagi peserta yang berminat segera mendaftar di Program Studi masing-masing pada setiap hari kerja pukul 16.00 s.d. 20.00 WIB, dimulai dari tanggal 2 November 2012. Waktu pelaksanaan acara akan ditentukan kemudian.

Minggu, 28 Oktober 2012

Sea Games Majukan Palembang


Pemprov Sumsel Lanjutkan Pembangunan Rumah Murah

Pemprov Sumsel Lanjutkan Pembangunan Rumah Murah

PALEMBANG --- Setelah MK mengabulkan gugatan terhadap pelarangan pembangunan rumah tipe 21, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan  meneruskan pembangunan rumah murah tipe 21 di daerah ini yang merupakan program dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat baru menjabat sebagai gubernur hampir empat tahun lalu.

"Pada prinsipnya Pemprov Sumsel siap melanjutkan program pembangunan rumah murah karena telah mendapatkan kepastian setelah gugatan Apersi dimenangkan MK," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumsel Rizal Abdullah akhir pekan lalu.

Sebelum program rumah murah dari Kementerian Perumahaan Rakyat itu dilanjutkan, menurut Rizal Abdullah akan dilakukan penataan ulang dalam mekanisme pembangunan. "Bagi PU Cipta Karya bukan perkara sulit membangun ribuan unit rumah asalkan dana dan tenaga kerja tersedia. Hanya saja unit yang dibangun nanti harus sudah akad kredit," ujarnya.

Rizal ABdullah melihat selama ini banyak rumah yang sudah dibangun pengembang tidak langsung ditempati, sehingga rentan mengalami kerusakan. "Pengembang telah membangun, ternyata seletah rumah selesai. belum terjadi akad antara calon pemilik dengan pihak bank, ini akan menjadi permasalahan pada kemudian hari. Ke depan tidak boleh dilakukan cara seperti itu," tambahnya.

Namun, bagi 150 unit rumah yang terlanjur dibangun dengan mekanisme lama tetap dilanjutkan pemerintah daerah. "Permasalahan sebenarnya kini pada kualitas sedangkan ukuran sudah tidak masalah lagi, tentunya akan dilakukan pemantauan agar bahan yang dipakai pengembang tetap baik," katanya.

Pemerintah Provinsi Sumsel menjalankan program rumah murah berdasarkan arahan dari Menteri Perumahan Rakyat akan membangun 2.000 unit. Sebanyak seribu unit rumah tipe 21 direncanakan dibangun di Keramasan (Kawasan Jembatan Musi II) untuk masyarakat informal, dan seribu unit rumah tipe 36 untuk kalangan pekerjaan formal di Jakabaring, Palembang.

Untuk tipe 36 telah dibangun 417 unit, sementara tipe 21 sudah ada 150 unit.
Pembangunan sempat terhenti karena dipengaruhi Undang-undang Kemenpera nomor 1 tahun 2011 tentang pelarangan pembangunan rumah tipe 21, katanya

Fung Menjuarai PGA Tour Musi Championship

Fung Berhasil Menjuarai PGA Tour Musi Championship

PALEMBANG---Pegolf Profesional asal Malaysia, Nicholas Fung berhasil menjuarai turnamen golf PGA Tour Musi Championship 2012 ke III. Setelah dalam pertandingan di padang Golf Kenten Palembang, Sabtu (27/19),  Fung berhasil mencetak 68 di bawah par, sekaligus menyingkirkan pesaingnya pegolf asal Thailand Gunn Charoenkul yang hanya mencetak 70 dibawah par.

Sementara pegolf Indonesia Goerge Gandranata hanya berhasil masuk empat besar pada turnamen ini, dengan hasil ini George gagal untuk mengikuti kejuaraan Barclays minggu depan di Singapura. Karena hasil turnamen ini hanya pegolf tiga teratas yang berhak saja bisa mengikuti Golf Singapura Terbuka, sementara tepat ketiga didapat oleh pegolf Philipina, Jay Bayron. Dengan keberhasilan menjuarai turnamen PGA Tour Musi Championship III 2012, Fung berhak atas hadiah uang sebesar 24.050 dolar Amerika, juga piala Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Bermain di bawah hujan, Fung terlihat flustasi karena beberapa kali gagal mencetak birdie. Bahkan di hole ke 14, pegolf berusia 22 tahun ini nyaris dikalahkan pegolf Indonesia yang baru pertama terjun ke Profesional, kalau saja pukulnya tidak melenceng maka birdie pasti bisa diraihnya.

Usai pertandingan Fung mengakui sangat senang bisa kembali menjuarai turnamen Musi Championship 2012 dan ini berhasil mempertahankan gelar sebelumnya pada tahun 2011.

“Dengan menjuarai turnamen ini menjadikan impian saya untuk bisa bermain di turnamen golf Singapura Open, minggu depan dan bisa bermain dengan Phil Mickelson yang saya impikan,” ujar Fung.

Fung juga memuji kesungguan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah berani menjadi penyelenggara PGA Tour dengan hadiah yang besar. 

“Hadiah turnamen ini sangat fantastis dan ini terbesar untuk PGA, saya yakin kedepan akan lebih banyak lagi pegolf profesional yang akan mengikuti turnamen ini,” jelasnya.

Sementara itu Goerge mengaku sangat bangga bisa meraih top ten dalam turnamen ini, apalagi dirinya baru pertama turun di golf profesional.

“Ini pengalaman saya bisa bermain di golf Profesional karena tahun lalu saya bermain di amatir, dan hasilnya juga cukup bagus bisa masuk Top ten,” ujar Goerge.

Dikatakannya, kekalahannya dari pegolf profesional dari negara lain karena kurangnya pengalaman. Apalagi dalam pertandingan terakhir kondisi lapangan Golf Kenten Palembang diguyur hujan.

“Untuk kedepan saya jadi tahu bagaimana bermain di bawah hujan, saya memang kurang berlatih dalam cuaca seperti ini,” ujar peraih medali Perak Golf SEA Games ke XXVI 2011.

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin untuk tahun depan turnamen golf ini akan ditingkatkan lagi hadiahnya, agar pegolf profesional lebih banyak lagi yang datang.

“Tujuan turnamen ini selain untuk menjadi mitra tanding pegolf Sumsel, juga untuk menarik investasi yang masuk dan pariwisata,” ujar Alex Noerdin. (PL)


Komut Pusri Incar Gubernur Sumsel


"Saya masih memantau situasi jika banyak masyarakat yang mengusung serta Tuhan juga meridhoi maka patut dipertimbangkan," kata Burhanudin seusai menjadi khatib pada Sholat Idul Adha di Masjid Al Aqobah (Kompleks PT Pusri) di Palembang, Jumat (26/10).

Meski belum berani memastikan akan terjun pada perebutan kursi Sumsel 1 itu, namun mantan Pangkonstrad TNI ini tidak menampik sejumlah partai telah mendekati.
"Sudah ada yang melakukan pembicaraan tapi belum ada suatu keputusan dari saya," ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan menjadi penting di Sumsel karena memiliki sejumlah potensi, di antaranya bidang pertambangan dan energi.
Mantan Panglima Bukit Barisan ini menilai bahan tambang yang dimiliki Sumsel itu tidak digunakan secara maksimal, karena infrastruktur seperti pelabuhan belum maksimal mengingat Proyek Pelabuhan Tanjung Api-api tak kunjung terealisasi.
"Untuk mengatasinya dibutuhkan seorang pemimpin yang berani dan memiliki visi ke depan, sehingga mampu menemukan solusi atas permasalahan infrastuktur itu," ujarnya.
Ia yang berpengalaman pada sejumlah jabatan strategis TNI di beberapa provinsi Indonesia itu, menyatakan pertumbuhan ekonomi Sumsel bakal meningkat pesat setelah Jembatan Selat Sunda menghubungkan Sumatera dan Jawa terselesaikan.
Sehingga Sumsel sebagai lima provinsi terbesar di Indonesia harus memilih sosok pemimpin yang berkualitas dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Saat ini sudah ada beberapa nama seperti Alex Noerdin, Ishak Mekki, Herman Deru, dan Eddy Santan Putra. Bagi saya semuanya bagus dan tidak ada masalah sebagai bukti mereka memang pernah menang dan terpilih kembali oleh masyarakat," ujarnya.
Ketika ditanya seandainya terpilih, Burhanudin menyatakan akan fokus menyukseskan pengerjaan proyek MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia), yang membuat jalur Trans Sumatera dari Aceh menuju Banten untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah serta melanjutkan program gubernur sebelumnya.
"Dari 33 provinsi di Indonesia, hanya tiga daerah belum saya jelajahi dan termasuk kampung halaman sendiri Sumatera Selatan. Saya sendiri masih ragu apakah orang di kampung mengenal karena jabatan strategis yang didapatkan selalu di luar daerah," katanya

Alex Noerdin : “PAN Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”

Alex Noerdin : “PAN Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”
 
PALEMBANG --- Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Sabtu (27/10) mendatangi kantor DPW PAN Sumatera Selatan di Jl Angkatan 45. Alex yang datang bersama Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Nasrun Madang dan pengurus lainnya, mengembalikan formulir pendaftaran calon gubernur dari partai berlambang matahari tersebut.
 
Kedatangan Alex Noerdin diterima Sekretaris DPW PAN Sumsel Supadmi Kohar dan pengurus lainnya, diantaranya Wakil Ketua Abdul Aziz Kemis. Tanpa di dahului sambutan, calon gubernur Sumsel tersebut langsung menyerahkan berkas pendaftaran yang sudah disiapkan.
 
Dalam sambutannya Alex Noerdin yang masih menjabat Gubernur Sumsel mengatakan,  “Saya siap berkompetisi dengan calon lain, bersaing secara sehat. Jujur, tidak saling menjelekan. Saya yakin semua calon ini bagus, niatnya membangun Sumatera Selatan untuk mensejahterakan rakyat.”
 
Kepada para pengurus DPW PAN Sumsel Alex mengungkapkan, “Tolong sampaikan ke DPP PAN bahwa calon yang satu ini (Alex Noerdin red.), yang mendaftar hari ini sudah bisa dinilai, kaena programnya sudah bisa berjalan, sudah tiga tahun 11 bulan. Ini sudah bisa dinilai secara konkret, apa yang sudah dilakukan.”
 
“Mohon maaf  kalau calon lain itu, baru akan. Jadi kalau sudah bisa dinilai, jika bagus nilai bagus, jika sedang nilai sedang, kalau jelek yang jelek. Konkret jadinya. Satu-satunya calon yang bisa dinilai secara konkret yang mendaftar hari ini,” ujarnya seraya disambut tepuk tangan mereka yang hadir di rumah PAN Jl Angkatan 45 Palembang.
 
Pada kesempatan itu, Alex pun bernostalgia saat berkoalisi dengan PAN pada pemilihan Gubernur Sumsel 2008 – 2013.  Ketua DPD Partai Golkar Sumsel itu  teringat tahun 2008 saat diundang ke rumah PAN di Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan.
 
”Saya dihadapkan dengan Ketua Umum DPP PAN waktu itu Sutrisno Bachir dan Sekjen Zulkifli Hasan yang sekarang Menteri Kehutanan bersama beberapa ketua lainnya. Saya ditanya macam-macam, barangkali fit and proper test waktu itu. Alhamdulillah meyakinkan semua yang hadir sehingga PAN mendukung penuh pencalonan saya sebagai calon gubernur Sumatera Selatan periode 2008 – 2013 bersama Partai Golkar.,” katanya.
 
Kemenangan dirinya pada pemilihan Gubernur Sumsel 2008 lalu menurut Alex Noerdin karena PAN turun habisan-habisan, benar-benar berjuang, dan akhirnya menang. “Ini sejarah yang tidak dapat dilupakan. Alangkah baiknya jika kita bersama-sama, niat kita baikm embangun Sumatera Selatan,” tambahnya.
 
Alex Noerdin juga menegaskan, “Kami ikhlas mendaftar. Saya tidak mendaftar di tempat lain, hanya mendaftar di PAN, saya tidak mendaftar di PDIP, tidak mendaftar di Nasdem, di Partai Demokrat belum. Jika kita berdua lagi, kuning dan biru Insya Allah matahari dari Timur yang bisa membimbing kita menuju kesejahteraan rakyat Sumsel.”
 
Sementara itu Sekretaris DPW PAN SupadmiKohar menjelaskan, pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumsel oleh DPW PAN Sumsel sebenarnya sudah ditutup. “Namun demi pendaftaran bagi salah satu calon gubernur terbaik Alex Noerdin, DPW PAN memperpanjang masa pendaftaran sampai 3 November 2012,” ujarnya.
 
Menurut Wakil Ketua DPW PAN Abdul Aziz Kemis, sampai 27 Oktober sudah ada enam calon yang mendaftar. “Empat orang mendaftar calon gubernur, yaitu Alex Noerdin, Ishak Mekki, Hafiz Tohir dan Herman Deru. Dua orang mendaftar calon wakil gubernur yaitu Maphilinda dan Hafiz Tohir,” katanya