Tampilkan postingan dengan label wartawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wartawan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 November 2009

Wartawan Sumsel Anti Kriminalisasi Pers







http://images.sripoku.com/index.php?mode=detail&id=1015

Sriwijaya Post, 24 November 2009
Tiga wartawan foto yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Palembang ambil bagian dalam aksi solidaritas menolak aksi kriminalisasi pers, di Mapolda Sumsel, Senin (23/11). Sebelumnya, para wartawan ini berjalan kaki sambil membawa spanduk penolakan kriminalisasi pers. Wartawan diterima Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Abdul Gofur. SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYAT
PHOTOGRAPHER : Syahrul Hidayat CREDIT : Sriwijaya Post
BYLINE TITLE : STF SOURCE : Sriwijaya Post
CAPTION WRITER : Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat CITY : Palembang
CATEGORY : DIS PROVINCE : Sumsel
SUPP CATEGORY : Demonstrasi COUNTRY : Indonesia
DATE CREATED : 20091123 COPYRIGHT : Sriwijaya Post
SPECIAL INSTRUCTIONS :

Sabtu, 14 Februari 2009

wartawan




Siswa SMA di Palembang Dilatih Jadi Wartawan

Palembang:
Sedikitnya 35 siswa dari tujuh SMA di Palembang mendapat pelatihan jurnalistik yang diadakan Institut Jurnalistik Palembang selama dua hari, mulai Sabtu (14/2) dan Minggu (15/2).

Siswa peserta pelatihan berasal dari SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 6, SMAN 10, SMAN 17, dan SMA Muhamadyah 1 Palembang. Mereka dilatih di ruang Bina Praja, Lantai II, Kantor Gubernur Sumsel.

Dibuka Kepala Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga Palembang Hatta Wazol, para pelajar ini mendapat materi-materi yang berkaitan dengan jurnalistik.

Dalam pembukaan, hadir juga antara lain, Kabag Humas Pemprov Sumsel Thontowi Permana dan Kasubag Pemberitaan, Iskandar Zulkarnain.

Pemateri antara lain, Maspril Aries wartawan Republika, Baharman Kabiro Media Indonesia, Noverta Salyadi wartawan Gatra, Aina Rumiyati Azis Kabiro Seputar Indonesia, dan Muhamad Nasir wartawan Sinar Harapan.

Hatta Wazol dalam sambutannya saat membuka pelatihan menyambut baik kegiatan ini. Diharapan, nantinya pelatihan ni bisa berlanjut dan juga tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi para guru.

Maranggi Aulia, peserta dari SMAN 2 menyatakan kegiatan ini diharapkan nantinya bisa dilajutkan dengan kegiatan berikutnya sehingga para siswa benar-benar memiliki keterampilan mengenai jurnalistik. (sir)