Gubernur Ajak Masyarakat Muaraenim Bahu Membahu
* Membangun Sumsel Gemilang
MUARAENIM - Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengajak masyarakat Muaraenim
untuk bahu membahu untuk mencapai Sumsel gemilang. Ajakan ini disampaikan Alex,
saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muaraenim ke 66,
Selasa (20/11) di Muaraenim.
Dukungan dari masyarakat itu jelas Alex, sangat dibutuhkan. Jika masyarakat
bahu membahu, ia yakin Muaraenim akan semakin maju kedepannya. “Kemajuan itu
bisa dicapai dengan syarat, jika semua pihak bersama-sama membangun
Muaraenim dengan cara meningkatkan kinerja, memberantas korupsi dan menjaga
stabilitas politik,” pesan Alex saat menyampaikan sambutannya dalam rapat
paripurna istimewa DPRD Muaraenim dalam rangka peringatan HUT Kabupaten
Muaraenim ke-66.
Ia meyebut di usia yang ke 66, saat ini Muaraenim sudah banyak mencapai
kesuksesan. Kesuksesan itu jelasnya, dibuktikan dengan banyaknya berbagai
penghargaan yang diterima Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar atas nama masyarakat
Muaraenim.
Namun diingatkan Alex, masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang tersebut jangan
mudah cepat berpuas diri. Pelopor sekolah dan berobat gratis ini meminta
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim untuk terus berlari kencang
melaksanakan pembangunan.
“Perbaiki infrastruktur, tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan
masyarakat dan turunkan angka kemiskinan. Saya minta bupati untuk membangun
kabupaten ini, tiga tahun kedepan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia,”
tegas Alex.
Alex yakin, Muaraenim akan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia. Sebab
Muaraenim bebernya kaya akan potensi sumber daya alam (SDA). Dalam kesempatan
itu juga Alex menerangkan, mulai 1 Januari 2013, angkutan batubara di Sumsel
tidak boleh lagi melintas di jalan umum.
“Mulai Januari nanti, angkutan batubara akan melintas di jalan khusus. Selain
itu kita juga berencana membangun jalan tol. Jika jalan tol itu selesai, maka
akan membuka akses Sumsel menjadi lebih maju termasuk Muaraenim. Karenanya
semua komponen masyarakat saya minta untuk mendukung pembangunan, demi mencapai
kesuksesan menjadikan Sumsel dan Muaraenim menjadi lebih baik kedepannya,”
imbuhnya.
Sementara itu Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar menambahkan kunci
keberhasilan pembangunan yang telah dicapai Muaraenim selama ini adalah
persatuan dan kebersamaan.
Ia yakin jika itu terus dijalankan semua komponen masyarakat Muaraenim, maka
cita-cita membangun Muaraenim menjadi sejahtera akan tercapai. “Peringatan HUT
Muaraenim ke 66 ini, harus kita jadikan momentum untuk intropeksi dan bangkit
untuk membangun Muaraenim menjadi lebih baik lagi dari saat ini
Tampilkan postingan dengan label gubernur sumsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gubernur sumsel. Tampilkan semua postingan
Rabu, 21 November 2012
Alex Noerdin Dinobatkan Bapak Pembangunan
Alex Dinobatkan
Sebagai Bapak PembangunanPALEMBANG - Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan independen yang berfungsi membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan beriman, terus mendapat perhatian serius Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin.
Perhatian ini ditunjukkan dengan selalu mengunjungi setiap pondok-pondok pesateren yang ada di Sumsel untuk melihat langsung kondisi lembaga pendidikanyang tumbuh dan berkembang dari masyarakat tersebut.
Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Muaraenim, Alex Noerdin juga melakukan kunjungan ke pondok pesantren Mamba'ulhakam yang berada di Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Muaraenim, Selasa (20/11) kemarin.
Saat tiba di pondok Pesanteren Mamba'ulhakam ini, Alex Noerdin disambut hangat oleh para pengajar pondok, santri dan masyarakat sekitar yang ingin bertatap muka dan berjabat tangan langsung.
Pimpinan Ponpes Mamba'ulhakam, Ustad Herlin Susri dalam sambutannya mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin.
"Tujuan kami mengundang H. Alex Noerdin tidak lain ingin bertatap muka secara langsung," ungkapnya.
Ia melanjutkan pengurus pondok, santri dan masyarakat sangat mendukung kepemimpinan H. Alex Noerdin untuk terus melakukan pembangunan di Sumsel.
"Pembangunan yang dilakukan Bapak H. Alex Noerdin sangat luar biasa sehingga patut jika kami menyebutnya sebagai bapak pembangunan," tegasnya.
Ustad Herlin Susri pun menyatakan dukungan sikap untuk memenangkan H. Alex Noerdin pada pencalonan pemilihan Gubernur Sumsel mendatang.
"Pimpinan mendoakan agar H. Alex Noerdin menang kembali menjadi Gubernur Sumsel. Kami punsiap memenangkan H. Alex Noerdin untuk menjadi Gubernur Sumsel kembali," katanya.
Sementara, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin diawal sambutannya menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi lingkungan khususnya jalan menuju pondok pesanteren Mamba'ulhaka.
Menurut Alex, kondisi lingkungan khususnya jalan menuju ponpes tidak seperti yang ada saat ini, karena ada sejumlah perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah tersebut.
"Bisa perbaikan jalan tapi tidak adil kalau menggunakan APBD karena itu uang rakyat," kata Alex.
Alex pun menyatakan akan meminta agar tujuh perusahan yang ada di wilayah sekitar sumbangsih untuk lakukan perbaikan jalan.
"Kalau perusahaan tidak mau saya akan turun langsung. Tahun 2013 akan dibantu untuk perbaikan jalan tersebut, tahun depan jalan ini akan mulus dan desa ini akan terbangun," tegasnya.
Saat kunjungan ini, Gubernur Sumsel' H. Alex Noerdin memberikan bantuan dana sebesar Rp 20juta
"Hari ini saya membantu dana pribadi sebesar Rp 20juta ini sumbangan dari cucu kembar saya," katanya.
Terkait dukungan warga, Alex mengatakan jika memang masyarakat mendukung dirinya maka dukungan masyarakat tersebut haruslah dikarena pembangunan Sumatera Selatan.
"Jika memang mendukung saya, maka dukungan itu haruslah dikarenakan pembangunan di Sumsel," pukasnya.
Gubernur Kunjungi Lapas Muaraenim
Muaraenim- Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin mengajak seluruh masyarakat khususnya penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk bersama-sama membangun Sumatera Selatan dengan menjaga kondisi yang kondusif di Sumatera Selatan.
Ajakan ini disampaikan Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin saat mengunjungi lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2b Muaraenim, Selasa (20/11) kemarin.
Dengan didamping Bupati Muaraenim, Muzakir Saisohar, Alex menyampaikan rasa simpatik terhadap kondisi penghuni lapas yang ada.
"Simpati kami kepada saudara sekalian, kami juga merasakan tidak bisa kemana-mana. Mari isi kegiatan dengan yang bermanfaat, mari kita berdoa sama-sama agar Allah mengampuni dan saudaraisaudar dapat berbuat lebih baik lagi," ungkapnya.
Alex pun berpesan kepada seluruh penghuni lapas agar bisa berbuat yang baik selama berada di dalam lapas sehingga bisa mendapat pengurangan masa tahanan yang dijalani.
"Baik-baiklah didalam untuk mendapatkan remisi," katanya.
Pada kesempatan itu juga, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin memberikan bantuan berupa mesin pres bata serta mie instan sebanyak 40dus untuk digunakan sebaiknya untuk kesejahteran penghuni lapas Muaraenim.
Sementara, Kepala Lapas Kelas 2b Muaraenim, Imam Purwanto, SH, MH mengatakan, sangat berterimakasih kepada Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin yang telah mengunjungin secara langsung lembaga pemasyarakatan Muaraenim
Minggu, 28 Oktober 2012
Sea Games Majukan Palembang
Alex Noerdin : “PAN Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”
Alex Noerdin :
“PAN
Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”
PALEMBANG ---
Ketua
DPD Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Sabtu (27/10)
mendatangi kantor DPW PAN Sumatera Selatan di Jl Angkatan 45. Alex yang
datang
bersama Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Nasrun Madang dan pengurus
lainnya,
mengembalikan formulir pendaftaran calon gubernur dari partai berlambang
matahari tersebut.
Kedatangan Alex
Noerdin diterima Sekretaris DPW PAN Sumsel Supadmi Kohar dan pengurus
lainnya,
diantaranya Wakil Ketua Abdul Aziz Kemis. Tanpa di dahului sambutan,
calon
gubernur Sumsel tersebut langsung menyerahkan berkas pendaftaran yang
sudah
disiapkan.
Dalam sambutannya
Alex Noerdin yang masih menjabat Gubernur Sumsel mengatakan, “Saya siap berkompetisi dengan calon lain,
bersaing secara sehat. Jujur, tidak saling menjelekan. Saya yakin semua
calon
ini bagus, niatnya membangun Sumatera Selatan untuk mensejahterakan
rakyat.”
Kepada para
pengurus DPW PAN Sumsel Alex mengungkapkan, “Tolong sampaikan ke DPP PAN
bahwa
calon yang satu ini (Alex Noerdin red.), yang mendaftar hari ini sudah
bisa
dinilai, kaena programnya sudah bisa berjalan, sudah tiga tahun 11
bulan. Ini
sudah bisa dinilai secara konkret, apa yang sudah dilakukan.”
“Mohon maaf kalau calon lain itu, baru akan. Jadi kalau
sudah bisa dinilai, jika bagus nilai bagus, jika sedang nilai sedang,
kalau
jelek yang jelek. Konkret jadinya. Satu-satunya calon yang bisa dinilai
secara konkret
yang mendaftar hari ini,” ujarnya seraya disambut tepuk tangan mereka
yang
hadir di rumah PAN Jl Angkatan 45 Palembang.
Pada kesempatan
itu, Alex pun bernostalgia saat berkoalisi dengan PAN pada pemilihan
Gubernur
Sumsel 2008 – 2013. Ketua DPD Partai
Golkar Sumsel itu teringat tahun 2008 saat
diundang ke rumah PAN di Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan.
”Saya dihadapkan
dengan Ketua Umum DPP PAN waktu itu Sutrisno Bachir dan Sekjen Zulkifli
Hasan yang
sekarang Menteri Kehutanan bersama beberapa ketua lainnya. Saya ditanya
macam-macam, barangkali fit and proper test waktu itu. Alhamdulillah
meyakinkan
semua yang hadir sehingga PAN mendukung penuh pencalonan saya sebagai
calon
gubernur Sumatera Selatan periode 2008 – 2013 bersama Partai Golkar.,”
katanya.
Kemenangan dirinya
pada pemilihan Gubernur Sumsel 2008 lalu menurut Alex Noerdin karena PAN
turun
habisan-habisan, benar-benar berjuang, dan akhirnya menang. “Ini sejarah
yang
tidak dapat dilupakan. Alangkah baiknya jika kita bersama-sama, niat
kita baikm
embangun Sumatera Selatan,” tambahnya.
Alex Noerdin juga
menegaskan, “Kami ikhlas mendaftar. Saya tidak mendaftar di tempat lain,
hanya
mendaftar di PAN, saya tidak mendaftar di PDIP, tidak mendaftar di
Nasdem, di
Partai Demokrat belum. Jika kita berdua lagi, kuning dan biru Insya
Allah
matahari dari Timur yang bisa membimbing kita menuju kesejahteraan
rakyat
Sumsel.”
Sementara itu
Sekretaris DPW PAN SupadmiKohar menjelaskan, pendaftaran calon gubernur
dan
calon wakil gubernur Sumsel oleh DPW PAN Sumsel sebenarnya sudah
ditutup. “Namun
demi pendaftaran bagi salah satu calon gubernur terbaik Alex Noerdin,
DPW PAN
memperpanjang masa pendaftaran sampai 3 November 2012,” ujarnya.
Rabu, 17 Oktober 2012
Gubernur Pembina Tagana Sumsel
Tanah Abang:
"Are
You Ready?" Yel yel itu meluncur dari Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin, SH, Dirjen Perlindungan dan
Jaminan Sosial Kemensos Dr. Andi ZA Dulung, dan Bupati Muaraenim Muzakir Sai
Sohar.
Tatkala
yel-yel itu diucapkan, spontan para taruna siaga bencana (Tagana) yang ikut
apel dalam Pencanangan Desa Desa
TanahAbang, sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB) menjawab, "yes."
Gubernur
Sumsel Ir H AlexNoerdin dikukuhkan sebagai Pembina Taruna Siaga Bencana
(Tagana) Sumsel oleh Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementrian Sosial
Dr Andi ZA Dulung, Selasa (16/10) di Desa Tanah Abang Utara, Kecamatan Tanah
Abang, Muara Enim. Saat yang sama, Bupati Muara Enim juga dilantik sebagai
Pembina Tagana Muaraenim.
Gubernur dalam
sambutannya merespon dan mengapresiasi pengukuhan tersebut. “Daerah kita
(Sumsel, red) dikenal sebagai daerah Batanghari Sembilan, rawa-rawa, tropis, dengan curah hujan tinggi
mencapai 120 – 2.300 mm/tahun. Karenanya, rawan banjir, longsor, angin puting beliung. Sehingga dengan
keberadaan tagana, membuat kita bisa meminimalisasi risiko,” ujarnya.
Dengan
dicanangkannya KSB bencana ini maka kita telah membangun sinergi dengan
masyarakat dalam penanganan bencana berbasis masyarakat. "Kita memiliki
tenaga sukarelawan lokal yang berkompetisi," tambah gubernur.
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial,
Kementrian Sosial Dr Andi ZA Dulung mengungkapkan bahwa baru kali ini pencanangan KSB dihadiri langsung
oleh gubernur dan bupati.
Hal ini bisa
menjadi contoh dan dukungan daerah dengan partisipasi APBD. "Apalagi
dengan UU no 24 tahun 2007 kita memiliki regulasi penanganan bencana. Bahwa
Pemda pun punya tanggung jawab untuk terlibat secara aktif dalam penanganan
bencana, mulai dari pra dan pasca, juga saat terjadi bencana," ujarnya.
‘Saat ini
sudah ada 32.000 Tagana se-Indonesia. Sehingga dimana ada bencana di situ ada
tagana. Keberadaan relawan kemanusiaan yang tak kenal pamrih ini bisa
memberikan nilai lebih dalam upaya mengtasi bencana. Bukan hanya saat bencana,tapi
juga saat pra dan pasca bencana,” ujarnya.
Dalam
kesempatan ini, Gubernur Sumsel juga menyerahkan bantuan insentif bagi 750
tagana Sumsel dan bantuan bagi 14 desa di Kecamatan Talang Ubi 17 desa di Tanah
Abang sbesar Rp 505 juta.
Sementara
untuk KSB diserahkan juga bantuan dari Kemensos berupa tenda pletok, tenda
regu, tenda pengungsi, peralatan dapur umum, dan jaket pelampung.
Tagana
Sumsel Terbaik di Indonesia
Taruna Siaga
Bencana (Tagana) Sumsel merupakan Tagana terbaik se Indonesia, dan dicontoh
Tagana provinsi lainnya. Itu karena memiliki peralatan serta tim reaksi cepat
yang selalu tanggap setiap bencana.
Menurut
Koordinator Tagana Sumsel Drs H MS Sumarwan MM, pekan lalu, Tagana Sumsel memiliki 1.258 personil
tersebar di Kabupaten/Kota di Sumsel, peralatan seperti tenda bencana, mobil,
mobil box untuk memasak ditengah bencana dan lain sebagainya.
"Kendala
yang dihadapi hanya personil yang masih minim. idealnya untuk satu kabupaten
mempunyai 200-250 personil, untuk mengatasi ini dibutuhkan kampung siaga
bencana. dan itu kini sudah Terpenuhi dengan telah dicanangkannya Desa Tanah
Abang sebagai Kampung Siaga Bencana," jelas Marwan.
Dituturkan
Marwan walalupun mempunyai personil yang kurang, pihaknya sangat terbantu
dengan adanya tim reaksi cepat dari Tagana Provinsi Sumsel. Para SDM reaksi
cepat ini anggotanya sangat terlatih sehingga kalau terjadi bencana tim ini
sangat diandalkan.
"Personil
tagana itu tim intinya ada 40 personil, tim inti ini membawahi semua tim
yang ada, agar proses evakuasi, penyelamatan dan pengiriman bantuan dapat
secepat mungkin dapat tersalurkan,” jelas dia. Dengan ditetapkannya Gubernur
Sumsel Ir H Alex Noerdin sebagai pembina Tagana Sumsel, tentu akan semakin
memperkuat semangat dan kinerja tagana.
Alex Terima
Penghargaan BNPB Ward
Gubernur
Sumsel H Alex Noerdin menerima penghargaan tertinggi di bidang penanggulangan
bencana berupa ‘BNPB Award’ 2012 dari Kepala Badan Nasional Penanggunglangan
Bencana (BNPB) Mayjen TNI (Purn) Syamsul Maarif, Kamis (16/2/2012). Sementara
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel dinyatakan menjadi BPBD
terbaik oleh Kementerian Kesejahteraan Rakyat RI.
Untuk itu,
keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari peranan Gubernur H Alex Noerdin yang
memiliki keseriusan dalam penanggulangan bencana. Seperti saat pelaksanaan SEA
Games XXVI tahun lalu, di mana BPBD Sumsel ditugasi untuk siaga asap dan hujan.
Penghargaan
itu diberikan karena Sumsel terpilih sebagai provinsi terbaik nasional dalam
infrastruktur dan kelengkapan penanggulangan bencana. Selain memberikan
penghargaan, Syamsul Ma'arif, juga menyerahkan bantuan kendaraan operasional
seperti peralatan Rumah Sakit Lapangan, Ambulan, sepeda motor dan perahu karet
kepada kabupaten/kota di Sumsel.
Dengan
kelengkapan yang telah diberikan itu, Alex Noerdin meminta agar Sumsel
ditetapkan sebagai provinsi pusat penanggulangan bencana se Sumatera.
"Sangat tepat, jika Sumsel dijadikan pusat penanggulangan bencana se
Sumatera karena saya Ketua Forum Gubernur Sumatera," kata Alex Noerdin.
Masyarakat Pali Tekad Menangkan Kembali Alex Noerdin
SURYA telah tegak lurus persis di atas
ubun-ubun, sengatnya mulai membakar kulit, namun tetap membuat bergeming sekitar 5000 warga dari
lima kecamatan di wilayah Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Selasa (16/10)
siang itu. Bahkan tidak sedikit dari ribuan warga tersebut yang sejak pagi
sudah tumplek di tenda lapangan Desa Air Itam Barat, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Muara Enim menanti sang idola.
Sejenak kemudian
hujan rintik mulai turun dan tepat pukul 13.30 WIB tokoh
yang ditunggu tiba, gemuruh sorak massa memadati tenda di lapangan sepakbola itu menambah semarak
suasana kedatangan Alex Noerdin, Eliza Alex serta rombongan. Dengan senyum dan
lambaian tangan Alex membuat massa yang terdiri dari anak-anak, remaja, serta
orang tua baik itu perempuan dan lelaki bertambah antusias.
Betapa tidak, sosok Alex memang tidak asing
bagi warga dan sudah sukses mereka dukung saat Pemilihan Kepala Daerah
(Pemilukada) 2008, ketika itu sekitar 80% pemilih di kawasan tersebut mencoblos
pasangan Alex-Eddy sehingga mengantarkan keduanya sebagai gubernur dan wakil
gubernur Sumatra Selatan (Sumsel). ‘’Hidup
Alex, hidup Muzakir (Bupati Muara
Enim Muzakir Sai Sohar),’’ teriak massa saling bersautan.
Kali ini harapan itu kembali mencuat,
karena mereka yakin tidak salah pilih. Buktinya, hampir empat tahun Alex
Noerdin memimpin Sumsel mayoritas kebijakkannya telah menyentuh dan dirasakan
rakyat, khususnya program dasar yang dibutuhkan masyarakat pendidikan dan
kesehatan gratis.
=====
Karenanya, wajar kalau ribuan warga yang berasal dari lima kecamatan di Pali ini
pun meminta Alex Noerdin agar
mencalonkan kembali sebagai gubernur Sumsel kedua kalinya.
Keinginan ini disampaikan perwakilan warga
dalam penyataan sikap. Dalam penyataan sikapnya tersebut, warga juga mendukung
Muzakir Sai
Sohar untuk menjadi Bupati Muara Enim kedua kalinya.
“Kami
memandang Pilkada DKI yang dimenangkan Jokowi merupakan kesempatan bagi
Alex Noerdin untuk memimpin Sumsel kembali. Kami memang mendoakan agar Alex
Noerdin bisa menjadi gubernur kedua kali di Sumsel,” ujar tokoh masyarakat
Pali, Dahlan AR.
Dukungan ini disampaikan dalam bentuk
pernyataan sikap yang dibacakan dalam kesempatan kunjungan tersebut. “Apalagi,
dalam pilkada 2008 lalu, di Air Itam
Alex Noerdin memperoleh 80% suara. Dari 71 desa yang berasal dari lima
kecamatan, yakni Talang Ubi, Abab, Tanah
Abang, Penukal Utara, dan Penukal memang
kami mayoritas mendukung Alex Noerdin yang ketika itu berpasangan dengan Eddy
Yusuf,” tambah Bachrie Rasyid, tokoh masyarakat yang lainnya.
Atas dukungan yang diberikan, warga tidak
minta apa-apa. Meskipun Alex Noerdin ketika itu memberikan kesempatan untuk
menyampaikan apa yang diinginkan warga. “Silakan ajukan apa permintaan bapak-bapak dan ibu-ibu,” kata Alex
memberi kesempatan warga untuk mengutarakan aspirasinya.
“Kami hanya minta agar penunjukan carateker Bupati Pali nanti adalah putra
daerah Air Itam asli. Selain itu, kami juga minta agar pemerintah bisa
memperhatikan listrik yang sering mati, terkadang sore, magrib, dan
subuh,” katanya.
"Kami menderita Pak, kadang untuk
menghidupkan tivi pun listriknya tak bisa. Belum lagi, sering mati. Untuk itu
kami mohon agar tegangan listriknya bisa ditambah sehingga aktivitas bisa berjaan
normal dan hidup kami bisa lebih nyaman, " tambahnya.
"Kami yakin, Pak Alex akan mampu
membawa Sumsel lebih baik lagi. Karenanya, kami siap mendukung agar dibawah
kepemimpinan Pak Alex, Sumsel mencapai cita-citanya menuju Sumsel
gemilang," tambah Bahrie Rasjid.
Berbagai program yang menyentuh rakyat
telah mereka rasakan. "Terutama sekolah gratis dan berobat gratis, tidak
diragukan lagi," tuturnya yang disambut aplaus warga.
Saat kunjungan itu pun, beberapa kali
listrik mati dan menyala kembali. Sehingga membuat Alex Noerdin pun mengetahui
secara langsung bahwa memang listrik di daerah tersebut memang sering kali
mati.
“Saya menyadari kondisi ini, padahal Sumber
daya alam (SDA) di Muaraenim khususnya Pali
begitu besar. Seperti batubara dan coal beat
metan (CBM), namun ternyata listrik masih mati terus.
Makanya kita akan bangun sendiri pembangkit di daerah ini, sehingga listrik bisa dinikmati secara baik,”
janji gubernur.
Soal carateker, Gubernur juga menjanjikan
saatnya nanti akan menunjuk putra daerah sesuai
keinginan masyarakat. “Saat ini saja sudah ada beberapa putra daerah
dari Air Itam yang memegang jabatan penting di Pemprov Sumsel,” tambah Alex Noerdin.
"Pak
Alex siapa yang punya,
Pak
Alex siapa yang punya,
Yang
punya kita semua”
Sebait lagu bertajuk Pramuka Siapa Yang
Punya diplesetkan sekitar 5000 warga terdengar menyambut dan melepas Alex Noerdin
dan rombongan.
Jumat, 12 Oktober 2012
KPK; Alex, Jadi Teladan Verifikasi LHKPN
KPK; Alex, Jadi Teladan Verifikasi LHKPN
Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK), mulai melakukan verifikasi dan klarifikasi Laporan Harta
Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon gubernur (Cagub) dan calon wakil
gubernur (Cawagub) DKI Jakarta. Kali ini, petugas KPK menyambangi kediaman Cagub
H Alex Noerdin.
Tim KPK sejumlah empat
orang ini bergerak ke rumah Alex yang beralamat di Jalan Merdeka Palembang pukul
10.00 WIB, Kamis (7/6). Pemeriksaan harta kekayaan Alex ini berlangsung cukup
lama, yakni sekitar 2,5 jam, sehingga puluhan wartawan media cetak maupun
elektronik nasional dan lokal harus bersabar menunggu di depan kediamaan
Gubernur Sumsel yang sukses menggelar SEA Games di Sumsel November tahun lalu
itu.
Dalam proses
verifikasi LHKPN tersebut, terungkap harta kekayaan Gubernur Sumsel ini sebesar
Rp19.694.375.876. Nilai ini bertambah dari laporan sebelumnya pada 15 Maret
2012 yang lalu, sebesar Rp2,482 miliar. Kenaikan ini disebabkan adanya
penambahan harta yang belum dilaporkan, seperti barang antik dan barang-barang
mobilier yang dimiliki Alex serta usaha salon. Angka tersebut, merupakan hasil
harta yang dihargai berdasarkan penetapan harga atau nilai yang menggunakan
Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), bukan nilai pasar.
Pada saat verifikasi LKHPN
tersebut, Alex Noerdin mendapat apresiasi dari Tim KPK yang dipimpin Direktur
Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat dari KPK Dedi Arahim. Sebab, Alex dinilai sangat
kooperatif dan terbuka dalam mengungkapkan harta kekayaannya kepada Tim KPK
yang ditunjuk menyambangi kediamaannya.
”Kami apresiasi atas sambutan
dan kerjasama Bapak Alex Noerdin. Ini menunjukkan bahwa, Bapak Alex Noerdin menjadi
teladan bagi pemimpin lain di negeri ini dalam menerapkan prinsif akuntabilitas
dan transparansi informasi dan harta kekayaannya terhadap publik sebagai
penyelenggara negara,” ujar Dedi Arahim.
Dikatakan Dedi, Cagub
DKI dengan nomor enam ini, sangat koorperatif dalam proses klarifikasi terutama
terkait dengan data-data administrasi yang dibutuhkan KPK. Dari sikap keterbukaan
Alex dalam melaporkan kekayaannya tersebut, menurut Dedi, dapat dicontoh bagi
semua pihak terutama bagi pejabat penyelenggara negara untuk diimplementasikan.
”Patut dan harus kita
ketahui, beliau (Alex Noerdin-red), sudah menerima dengan baik termasuk juga
sudah memberikan data-data yang sudah kami minta untuk di klarifikasi. Dan beliau
sudah menyampaikannya secara transparan,” ungkapnya.
Cagub DKI H Alex
Noerdin mengatakan, harta kekayaan memang ada peningkatan sekitar Rp2,482
miliar. Hal ini disebabkan, adanya barang-barang berupa perelengkapan rumah
tangga, barang antik, termasuk usaha salon milik istrinya belum dilaporkan.
”Jadi wajar bila ada
penambahan harta yang dimiliki sekarang ini,” ujarnya.
Dikatakannya, dirinya
berkewajiban melaporkan harta kekayaannya pada saat mencalonkan diri menjadi
Gubernur DKI Jakarta. Hal ini juga dilakukan beberapa Cagub dan Cawagub
lainnya. ”Semua calon juga wajib melewati proses ini, karena sudah menjadi
kewajiban berdasarkan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Oke-oke Saja Kalau Profesional
http://www.shnews.co/detile-9019-okeoke-saja-kalau-profesional.html
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan
permohonan uji materi Pasal 36, UU No 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah. Sebelumnya, untuk memeriksa kepala daerah atau
wakil kepala daerah membutuhkan izin presiden, kini dengan putusan MK
itu, izin presiden tidak diperlukan lagi.
Putusan MK ini di satu sisi
akan mempercepat proses hukum dan menjamin persamaan hukum setiap
warga negara, tetapi di sisi lain, juga menyimpan potensi
penyelewengan dari kemudahan memeriksa kepala daerah/wakil kepala
daerah.
Sesuai data Menteri Sekretaris Kabinet
Dipo Alam, sejak Oktober 2004 sampai September 2012, presiden telah
mengeluarkan 176 surat izin penyelidikan pejabat negara yang diajukan
Kejaksaan Agung, kepolisian serta Puspom TNI. Sekitar 74 persen dari
izin pemeriksaan itu berkaitan dengan kasus korupsi.
Sementara itu,
berdasarkan jabatan, ada 103 izin untuk memeriksa bupati/wali kota,
31 izin pemeriksaan wakil bupati/wakil wali kota, ada 24 izin untuk
penyelidikan anggota MPR/DPR, permohonan untuk memeriksa gubernur 12
izin, wakil gubernur tiga izin, anggota DPD dua izin dan hakim
Mahkamah Konstitusi satu izin.
Ada beragam tanggapan mengenai putusan
dari MK itu. Yang jelas, kepala daerah atau wakil kepala daerah
tersangkut langsung dengan putusan MK ini. Nah, bagaimana tanggapan
dari kepala daerah?
Gubernur Sumatera Selatan H Alex
Noerdin ketika ditemui usai mengikuti Upacara HUT TNI di pelataran
Benteng Kuto Besak Palembang (BKB), Jumat (5/10), mengatakan putusan
MK itu harus dihormati.
"Sebelumnya, memang pemeriksaan
kepala daerah harus seizin presiden. Namun, ketika ada keputusan,
yang menyatakan bahwa tidak perlu izin presiden untuk itu, tentu juga
harus dihormati. Saya melihat ini sebagai suatu yang positif. Silakan
saja, sepanjang tidak dijadikan sebagai alat untuk hal-hal yang
mengarah kepada tujuan yang tidak baik, tentu saja oke-oke saja,"
ujar Alex yang sempat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI.
Menurutnya, kejaksaan ataupun
kepolisian adalah penegak hukum. "Mereka tentu bekerja
profesional. Sepanjang profesional, tentu sebagai kepala daerah juga
harus menghormati itu,” tuturnya.
Dia juga tidak melihat keputusan ini
akan membuka peluang pemerasan oleh penegak hukum kepada kepala
daerah. "Intinya, kalau memang sudah begitu mekanismenya ya kita
harus mengikuti. Itu saja," katanya.
Terobosan
Bupati Muba Fahri Azhari juga mendukung
keputusan ini karena dapat mempercepat proses penyelesaian hukum
terhadap kepala daerah yang bermasalah. "Bagi saya, ini justru
membuat kepala daerah lebih berhati-hati. Ini suatu terobosan dalam
upaya penyelesaian hukum," ujarnya.
Fahri tidak melihat kalau hal itu akan
jadi ajang pemerasan oleh kepolisian ataupun kejaksaan. Izin atau
tanpa izin presiden, menurutnya, sama saja. Kalaupun terjadi
pemerasan tentu bergantung kepada pribadinya. Bedanya, kalau tanpa
izin presiden pemeriksaan dan pengusutan bisa cepat sama seperti
penanganan terhadap pihak yang lainnya.
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko kepada SH,
Kamis (4/10) malam, menuturkan, putusan itu bertujuan agar proses
hukum seperti penyelidikan maupun penyidikan berjalan cepat, demikian
pula dengan prinsip peradilan yang independen, equality before the
law, nondiskriminasi, dan peradilan cepat.
Menurutnya, pendapat seperti itu
sah-sah saja. Tetapi, ada hal penting lain yang juga perlu
dipertimbangkan. Bahwa dalam melaksanakan tugasnya, kepala daerah
seperti wali kota, bupati ataupun gubernur juga memerlukan
perlindungan dari atasannya.
Wali kota, misalnya, diangkat oleh
presiden dan dilantik oleh gubernur. Secara institusi, dia adalah
pembantu presiden, yang artinya pula berada di bawah perlindungan
presiden.
Jadi, untuk memeriksa wali kota, bupati ataupun gubernur,
secara etika tetap memerlukan izin tertulis dari atasannya, dalam hal
ini pesiden. Tinggal mekanismenya diatur lebih baik lagi.
Eddy Rumpoko menjelaskan, sekarang ini
menjadi seorang kepala daerah bukan dari penunjukan, tetapi dipilih
langsung. Harus diakui, banyak dari kepala daerah itu dipilih lebih
karena kepopulerannya.
Tetapi, tidak semua wali kota/bupati terpilih
itu memiliki kemampuan manajerial di bidang pemerintahan, sehingga
tidak tertutup kemungkinan seorang kepala daerah dalam melaksanakan
tugasnya melakukan kekeliruan.
Kekeliruan atau kesalahan semacam itu
kan harus dipilah. Tidak bisa langsung dinyatakan sebagai bentuk
korupsi. Apalagi kalau kekeliruan itu tersebar di publik karena surat
kaleng atau laporan LSM (lembaga swadaya masyarakat) tentu yang tidak
kredibel.
Kemudian, turun tim dari penegak hukum langsung melakukan
penyelidikan. Karena sudah telanjur diberitakan media, masalahnya
jadi bias. Buntutnya bukan lagi kebenaran dan kepastian hukum, tetapi
sudah men-judge kepala daerah bersalah sehingga mau tidak mau harus
dihukum.
Berdampak
Kondisi ini, katanya, berdampak karena
ada kepala daerah yang jadi takut membangun wilayahnya. Takut
mengelola keuangan daerah. “Ya itu tadi, karena dia takut dituduh
korupsi. Buntutnya, ya rakyat juga yang dirugikan,” tuturnya.
Kondisi seperti itu sebenarnya bisa
dihindari kalau mekanisme pemerintahan dan komunikasi/ koordinasi
antarlembaga berjalan baik.
Bila kepala daerah diduga melakukan
penyimpangan atau kekeliruan, sebenarnya mudah mengeceknya. Tinggal
minta lembaga pengawas seperti BPK atau BPKP melakukan tugasnya. Bila
dari hasil audit ditemukan ada kekeliruan, ya tinggal diperbaiki
sesuai saran yang diberikan BPK.
Terkait ketakutan adanya pemerasan oleh
oknum kepolisian atau kejaksaan terhadap kepala daerah, tak perlu
dikomentari terlalu berlebihan. Ketika informasi tentang
penyelewengan dan korupsi sudah mencuat di area publik, tak perlu
polisi maupun jaksa dengan serta-merta memanggil kepala daerah untuk
diperiksa.
Masih banyak cara untuk mendapatkan kebenaran material.
Misalnya, pihak kepolisian dan kejaksaan bisa langsung berkoordinasi
dengan BPK, sehingga bisa ditentukan layak atau tidak sebuah perkara
dilanjutkan ke proses hukum.
Bila memang tidak layak, ya pemeriksaan
perkara bisa segera diakhiri tanpa harus memanggil dan memeriksa
kepala daerah. Semua ini sebenarnya tergantung dari komunikasi
antarlembaga.(eka Susanti)
Minggu, 12 Agustus 2012
Gubernur Sumsel Gelar Pasar Murah
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Senin (13/8) membuka Pasar Murah di Komplek Rusun 24 Ilir Palembang, Gubernur menyerahkan secara simbolis paket sembako muur
Foto : Rizal Makmun/Humas Pemprov Sumsel
Sabtu, 11 Agustus 2012
Gubernur Sumsel Buka Bersama Veteran
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Jum'at (10/8) di Griya Agung Palembang melakukan buka puasa bersama dengan para Veteran Pejuang Kemerdekaan. Dalam kesempatan itu Gubernur juga menyerahkan tanda tali kasih kepada para Veteran
Foto : Untung Sarwono/Humas Pemprov Sumsel
Sabtu, 28 Juli 2012
GUBERNUR AJAK MASYARAKAT 4 LAWANG PELIHARA KAMTIBMAS
Tebing Tinggi:
Pada hari ke 8 Ramadhan 1433 H Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin dan Ketua TP PKK Sumsel Hj Eliza Alex, Sabtu (28/7) melakukan serangkaian kunjunganya dalam rangka Safari Ramadhan ke Kabupaten Empat Lawang.
Setibanya didaerah ini Gubernur dan rombongan disambut Bupati Empat Lawang Budi Antoni Al Jufry serta FKPD setempat. Mengawali Safari ramadhanya Gubernur Sumsel H Alex Noerdin disela-sela Menjelang Buka Puasa bersama Tokoh Masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menerima laporan berbagai program yang tengah, sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten empat Lawang seperti yang disampaikan Bupati Empat Lawang.
Dalam sambutanya Bupati Empat Lawang Budi Antoni Al-Jufry mengatakan situasi Kemanan dan ketertiban Masyarakat Empat Lawang saat ini cukup kondusif, hal ini menurut Budi dapat dilihat dari Kegiatan Masyarakat sehari hari yang berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan karena kerukunan antar masyarakat di daerah ini memang terjalin baik dan cukup terpeliihara, ini semua berkat kerjasama yang Baik antara Pemerintah dan masyarakat yang dipimpinya.
“Alhamdulillah Bapak Gubernur kamtibmas didaerah kami cukup baik, ini semua berkat kerjasama kita semua, Pemerintah dan Masyarakat “ ujar Budi. Selain itu Bupati Empat lawang Budi Antoni Al-Jufry menyampaikan prestasi yang berhasil dicapai oleh Kabupaten yang dipimpinya dalam pembangunan Bidang Ketahanan Pangan yang telah mendapatkan Penghargaan dari Pemerintah Pusat.
Sementara itu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam sambutanya menyampaikan rasa bangganya atas keberhaasil yang telah dicapai oleh Kabupaten Empat Lawang, terutama dalam Pembanguanan Bidang Ketahanan Pangan dan Kamtibmas.
Hal ini tentunya akan dapat menambah geliat pembangunan yang tengah dilaksanakan oleh Pemkab Empat Lawang selain tentunya memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan Kehidupanya sehari-hari, dan untuk masalah Kamtibmas ini Gubernur meminta secara khusus kepada jajaran FKPD Empat Lawang untuk selalu mengamati dan dengan cepat menyelesaikan gejolak yang timbul ditengah masyarakat, agar situasi keamanan didaerah bisa teteap terjamin.
Pada bagian lain Gubernur juga mengajak masyarakat untuk selalu bahu membahu menjjaga keamanan dilingkunganya agar kehidupan bermasyarakat dapat berjalan baik. Sedangkan untuk bidang Pembangunan Ketahanan Pangan Sumsel menurut Gubernur memang merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional, oleh karena itu pihaknya Minta kepada Masyarakat Petani dan Jajaran Pemerintah Empat Lawang untuk terus meningkatkan kegiatan pertanianya dengan melakuakn inovasi bidang pertanian.
Dalam Safari Ramadhanya ke Kabupaten Empat Lawang Gubernur juga memantau pergerakan harga harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang menurutnya masih dalam batas wajar, tetapi apabila nantinya terjadi lonjakan yang cukup tinggi pihaknya berencana melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga.
Usai melakukan buka puasa bersama dengan Masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Empat Lawang Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Bupati Empat Lawang Budi Antoni Al-Jufry melanjutkan Safarinya dengan melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Jami’ Tebinggi Tinggi Empat Lawang.
Foto : Awaluddin/Humas Pemprov Sumsel
Langganan:
Postingan (Atom)









