Tampilkan postingan dengan label gubernur sumsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gubernur sumsel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 November 2012

Gubernur Ajak Warga Muaraenim Membangun Sumsel

Gubernur Ajak Masyarakat Muaraenim Bahu Membahu
* Membangun Sumsel Gemilang

MUARAENIM -  Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengajak masyarakat Muaraenim untuk bahu membahu untuk mencapai Sumsel gemilang. Ajakan ini disampaikan Alex, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muaraenim ke 66, Selasa (20/11) di Muaraenim.

Dukungan dari masyarakat itu jelas Alex, sangat dibutuhkan. Jika masyarakat bahu membahu, ia yakin Muaraenim akan semakin maju kedepannya. “Kemajuan itu  bisa dicapai dengan syarat, jika semua pihak bersama-sama membangun Muaraenim dengan cara meningkatkan kinerja, memberantas korupsi dan menjaga stabilitas politik,” pesan Alex saat menyampaikan sambutannya dalam rapat paripurna istimewa DPRD Muaraenim dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Muaraenim ke-66.

Ia meyebut di usia yang ke 66, saat ini Muaraenim sudah banyak mencapai kesuksesan. Kesuksesan itu jelasnya, dibuktikan dengan banyaknya berbagai penghargaan yang diterima Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar atas nama masyarakat Muaraenim.

Namun diingatkan Alex, masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang tersebut jangan mudah cepat berpuas diri. Pelopor sekolah dan berobat gratis ini meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim untuk terus berlari kencang melaksanakan pembangunan.

“Perbaiki infrastruktur, tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat dan turunkan angka kemiskinan. Saya minta bupati untuk membangun kabupaten ini, tiga tahun kedepan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia,” tegas Alex.

Alex yakin, Muaraenim akan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia. Sebab Muaraenim bebernya kaya akan potensi sumber daya alam (SDA). Dalam kesempatan itu juga Alex menerangkan, mulai 1 Januari 2013, angkutan batubara di Sumsel tidak boleh lagi melintas di jalan umum.

“Mulai Januari nanti, angkutan batubara akan melintas di jalan khusus. Selain itu kita juga berencana membangun jalan tol. Jika jalan tol itu selesai, maka akan membuka akses Sumsel menjadi lebih maju termasuk Muaraenim. Karenanya semua komponen masyarakat saya minta untuk mendukung pembangunan, demi mencapai kesuksesan menjadikan Sumsel dan Muaraenim menjadi lebih baik kedepannya,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar menambahkan kunci keberhasilan pembangunan yang telah dicapai Muaraenim selama ini adalah persatuan dan kebersamaan.

Ia yakin jika itu terus dijalankan semua komponen masyarakat Muaraenim, maka cita-cita membangun Muaraenim menjadi sejahtera akan tercapai. “Peringatan HUT Muaraenim ke 66 ini, harus kita jadikan momentum untuk intropeksi dan bangkit untuk membangun Muaraenim menjadi lebih baik lagi dari saat ini


Alex Noerdin Dinobatkan Bapak Pembangunan










Alex Dinobatkan Sebagai Bapak Pembangunan

PALEMBANG - Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan independen yang berfungsi membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan beriman, terus mendapat perhatian serius Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin.

Perhatian ini ditunjukkan dengan selalu mengunjungi setiap pondok-pondok pesateren yang ada di Sumsel untuk melihat langsung kondisi lembaga pendidikanyang tumbuh dan berkembang dari masyarakat tersebut.

Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Muaraenim, Alex Noerdin juga melakukan kunjungan ke pondok pesantren Mamba'ulhakam yang berada di Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Muaraenim, Selasa (20/11) kemarin.

Saat tiba di pondok Pesanteren Mamba'ulhakam ini, Alex Noerdin disambut hangat oleh para pengajar pondok, santri dan masyarakat sekitar yang ingin bertatap muka dan berjabat tangan langsung.

Pimpinan Ponpes Mamba'ulhakam, Ustad Herlin Susri  dalam sambutannya mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin.

"Tujuan kami mengundang H. Alex Noerdin tidak lain ingin bertatap muka secara langsung," ungkapnya.

Ia melanjutkan pengurus pondok, santri dan masyarakat sangat mendukung kepemimpinan H. Alex Noerdin untuk terus melakukan pembangunan di Sumsel.

"Pembangunan yang dilakukan Bapak H. Alex Noerdin sangat luar biasa sehingga patut jika kami menyebutnya sebagai  bapak pembangunan," tegasnya.

Ustad Herlin Susri pun menyatakan dukungan sikap untuk memenangkan H. Alex Noerdin pada pencalonan pemilihan Gubernur Sumsel mendatang.
"Pimpinan mendoakan agar H. Alex Noerdin menang kembali menjadi Gubernur Sumsel. Kami punsiap memenangkan H. Alex Noerdin untuk menjadi Gubernur Sumsel kembali," katanya.

Sementara, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin diawal sambutannya menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi lingkungan khususnya jalan menuju pondok pesanteren Mamba'ulhaka.

Menurut Alex, kondisi lingkungan khususnya jalan menuju ponpes tidak seperti yang ada saat ini, karena ada sejumlah perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah tersebut.

"Bisa perbaikan jalan tapi tidak adil kalau menggunakan APBD karena itu uang rakyat," kata Alex.

Alex pun menyatakan akan meminta agar tujuh perusahan yang ada di wilayah sekitar sumbangsih  untuk lakukan perbaikan jalan.

"Kalau perusahaan tidak mau saya akan turun langsung. Tahun 2013 akan dibantu untuk perbaikan jalan tersebut, tahun depan jalan ini akan mulus dan desa ini akan terbangun," tegasnya.

Saat kunjungan ini, Gubernur Sumsel' H. Alex Noerdin memberikan bantuan dana sebesar Rp 20juta

"Hari ini saya membantu dana pribadi sebesar Rp 20juta ini sumbangan dari cucu kembar saya," katanya.

Terkait dukungan warga, Alex mengatakan jika memang masyarakat mendukung dirinya maka dukungan masyarakat tersebut haruslah dikarena pembangunan Sumatera Selatan.

"Jika memang mendukung saya, maka dukungan itu haruslah dikarenakan pembangunan di Sumsel," pukasnya.

Gubernur Kunjungi Lapas Muaraenim




Muaraenim- Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin mengajak seluruh masyarakat khususnya penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk bersama-sama membangun Sumatera Selatan dengan menjaga kondisi yang kondusif di Sumatera Selatan.

Ajakan ini disampaikan Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin saat mengunjungi lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2b Muaraenim, Selasa (20/11) kemarin.

Dengan didamping Bupati Muaraenim, Muzakir Saisohar, Alex menyampaikan rasa simpatik terhadap kondisi penghuni lapas yang ada.

"Simpati kami kepada saudara sekalian, kami juga merasakan tidak bisa kemana-mana. Mari isi kegiatan dengan yang bermanfaat, mari kita berdoa sama-sama agar Allah mengampuni dan saudaraisaudar dapat berbuat lebih baik lagi," ungkapnya.

Alex pun berpesan kepada seluruh penghuni lapas agar bisa berbuat yang baik selama berada di dalam lapas sehingga bisa mendapat pengurangan masa tahanan yang dijalani.

"Baik-baiklah didalam untuk mendapatkan remisi," katanya.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin memberikan bantuan berupa mesin pres bata serta mie instan sebanyak 40dus untuk digunakan sebaiknya untuk kesejahteran penghuni lapas Muaraenim.

Sementara, Kepala Lapas Kelas 2b Muaraenim, Imam Purwanto, SH, MH mengatakan, sangat berterimakasih kepada Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin yang telah mengunjungin secara langsung lembaga pemasyarakatan Muaraenim

Minggu, 28 Oktober 2012

Sea Games Majukan Palembang


Alex Noerdin : “PAN Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”

Alex Noerdin : “PAN Pilih Calon yang Sudah Bisa Dinilai”
 
PALEMBANG --- Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Sabtu (27/10) mendatangi kantor DPW PAN Sumatera Selatan di Jl Angkatan 45. Alex yang datang bersama Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Nasrun Madang dan pengurus lainnya, mengembalikan formulir pendaftaran calon gubernur dari partai berlambang matahari tersebut.
 
Kedatangan Alex Noerdin diterima Sekretaris DPW PAN Sumsel Supadmi Kohar dan pengurus lainnya, diantaranya Wakil Ketua Abdul Aziz Kemis. Tanpa di dahului sambutan, calon gubernur Sumsel tersebut langsung menyerahkan berkas pendaftaran yang sudah disiapkan.
 
Dalam sambutannya Alex Noerdin yang masih menjabat Gubernur Sumsel mengatakan,  “Saya siap berkompetisi dengan calon lain, bersaing secara sehat. Jujur, tidak saling menjelekan. Saya yakin semua calon ini bagus, niatnya membangun Sumatera Selatan untuk mensejahterakan rakyat.”
 
Kepada para pengurus DPW PAN Sumsel Alex mengungkapkan, “Tolong sampaikan ke DPP PAN bahwa calon yang satu ini (Alex Noerdin red.), yang mendaftar hari ini sudah bisa dinilai, kaena programnya sudah bisa berjalan, sudah tiga tahun 11 bulan. Ini sudah bisa dinilai secara konkret, apa yang sudah dilakukan.”
 
“Mohon maaf  kalau calon lain itu, baru akan. Jadi kalau sudah bisa dinilai, jika bagus nilai bagus, jika sedang nilai sedang, kalau jelek yang jelek. Konkret jadinya. Satu-satunya calon yang bisa dinilai secara konkret yang mendaftar hari ini,” ujarnya seraya disambut tepuk tangan mereka yang hadir di rumah PAN Jl Angkatan 45 Palembang.
 
Pada kesempatan itu, Alex pun bernostalgia saat berkoalisi dengan PAN pada pemilihan Gubernur Sumsel 2008 – 2013.  Ketua DPD Partai Golkar Sumsel itu  teringat tahun 2008 saat diundang ke rumah PAN di Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan.
 
”Saya dihadapkan dengan Ketua Umum DPP PAN waktu itu Sutrisno Bachir dan Sekjen Zulkifli Hasan yang sekarang Menteri Kehutanan bersama beberapa ketua lainnya. Saya ditanya macam-macam, barangkali fit and proper test waktu itu. Alhamdulillah meyakinkan semua yang hadir sehingga PAN mendukung penuh pencalonan saya sebagai calon gubernur Sumatera Selatan periode 2008 – 2013 bersama Partai Golkar.,” katanya.
 
Kemenangan dirinya pada pemilihan Gubernur Sumsel 2008 lalu menurut Alex Noerdin karena PAN turun habisan-habisan, benar-benar berjuang, dan akhirnya menang. “Ini sejarah yang tidak dapat dilupakan. Alangkah baiknya jika kita bersama-sama, niat kita baikm embangun Sumatera Selatan,” tambahnya.
 
Alex Noerdin juga menegaskan, “Kami ikhlas mendaftar. Saya tidak mendaftar di tempat lain, hanya mendaftar di PAN, saya tidak mendaftar di PDIP, tidak mendaftar di Nasdem, di Partai Demokrat belum. Jika kita berdua lagi, kuning dan biru Insya Allah matahari dari Timur yang bisa membimbing kita menuju kesejahteraan rakyat Sumsel.”
 
Sementara itu Sekretaris DPW PAN SupadmiKohar menjelaskan, pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumsel oleh DPW PAN Sumsel sebenarnya sudah ditutup. “Namun demi pendaftaran bagi salah satu calon gubernur terbaik Alex Noerdin, DPW PAN memperpanjang masa pendaftaran sampai 3 November 2012,” ujarnya.
 
Menurut Wakil Ketua DPW PAN Abdul Aziz Kemis, sampai 27 Oktober sudah ada enam calon yang mendaftar. “Empat orang mendaftar calon gubernur, yaitu Alex Noerdin, Ishak Mekki, Hafiz Tohir dan Herman Deru. Dua orang mendaftar calon wakil gubernur yaitu Maphilinda dan Hafiz Tohir,” katanya

Rabu, 17 Oktober 2012

Gubernur Pembina Tagana Sumsel




Tanah Abang:

"Are You Ready?" Yel yel itu meluncur dari Gubernur Sumsel Ir H  Alex Noerdin, SH, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Dr. Andi ZA Dulung, dan Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar.
Tatkala yel-yel itu diucapkan, spontan para taruna siaga bencana (Tagana) yang ikut apel dalam Pencanangan Desa  Desa TanahAbang, sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB) menjawab, "yes."
Gubernur Sumsel Ir H AlexNoerdin dikukuhkan sebagai Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumsel oleh Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementrian Sosial Dr Andi ZA Dulung, Selasa (16/10) di Desa Tanah Abang Utara, Kecamatan Tanah Abang, Muara Enim. Saat yang sama, Bupati Muara Enim juga dilantik sebagai Pembina Tagana Muaraenim.
Gubernur dalam sambutannya merespon dan mengapresiasi pengukuhan tersebut. “Daerah kita (Sumsel, red) dikenal sebagai daerah Batanghari Sembilan,  rawa-rawa, tropis, dengan curah hujan tinggi mencapai 120 ­– 2.300 mm/tahun. Karenanya, rawan banjir, longsor,  angin puting beliung. Sehingga dengan keberadaan tagana, membuat kita bisa meminimalisasi risiko,” ujarnya.
Dengan dicanangkannya KSB bencana ini maka kita telah membangun sinergi dengan masyarakat dalam penanganan bencana berbasis masyarakat. "Kita memiliki tenaga sukarelawan lokal yang berkompetisi," tambah gubernur.
 Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementrian Sosial Dr Andi ZA Dulung mengungkapkan bahwa baru  kali ini pencanangan KSB dihadiri langsung oleh gubernur dan bupati.
Hal ini bisa menjadi contoh dan dukungan daerah dengan partisipasi APBD. "Apalagi dengan UU no 24 tahun 2007 kita memiliki regulasi penanganan bencana. Bahwa Pemda pun punya tanggung jawab untuk terlibat secara aktif dalam penanganan bencana, mulai dari pra dan pasca, juga saat terjadi bencana," ujarnya.
‘Saat ini sudah ada 32.000 Tagana se-Indonesia. Sehingga dimana ada bencana di situ ada tagana. Keberadaan relawan kemanusiaan yang tak kenal pamrih ini bisa memberikan nilai lebih dalam upaya mengtasi bencana. Bukan hanya saat bencana,tapi juga saat pra dan pasca bencana,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Sumsel juga menyerahkan bantuan insentif bagi 750 tagana Sumsel dan bantuan bagi 14 desa di Kecamatan Talang Ubi 17 desa di Tanah Abang sbesar Rp 505 juta.
Sementara untuk KSB diserahkan juga bantuan dari Kemensos berupa tenda pletok, tenda regu, tenda pengungsi, peralatan dapur umum, dan jaket pelampung.      

Tagana Sumsel Terbaik di Indonesia

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumsel merupakan Tagana terbaik se Indonesia, dan dicontoh Tagana provinsi lainnya. Itu karena memiliki peralatan serta tim reaksi cepat yang selalu tanggap setiap bencana.

Menurut Koordinator Tagana Sumsel Drs H MS Sumarwan MM, pekan lalu,  Tagana Sumsel memiliki 1.258 personil tersebar di Kabupaten/Kota di Sumsel, peralatan seperti tenda bencana, mobil, mobil box untuk memasak ditengah bencana dan lain sebagainya.

"Kendala yang dihadapi hanya personil yang masih minim. idealnya untuk satu kabupaten mempunyai  200-250 personil, untuk mengatasi ini dibutuhkan kampung siaga bencana. dan itu kini sudah Terpenuhi dengan telah dicanangkannya Desa Tanah Abang sebagai Kampung Siaga Bencana," jelas Marwan.

Dituturkan Marwan walalupun mempunyai personil yang kurang, pihaknya sangat terbantu dengan adanya tim reaksi cepat dari Tagana Provinsi Sumsel. Para SDM reaksi cepat ini anggotanya sangat terlatih sehingga kalau terjadi bencana tim ini sangat diandalkan.

"Personil tagana itu tim intinya  ada 40 personil, tim inti ini membawahi semua tim yang ada, agar proses evakuasi, penyelamatan dan pengiriman bantuan dapat secepat mungkin dapat tersalurkan,” jelas dia. Dengan ditetapkannya Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin sebagai pembina Tagana Sumsel, tentu akan semakin memperkuat semangat dan kinerja tagana.
Alex Terima Penghargaan BNPB Ward

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menerima penghargaan tertinggi di bidang penanggulangan bencana berupa ‘BNPB Award’ 2012 dari Kepala Badan Nasional Penanggunglangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI (Purn) Syamsul Maarif, Kamis (16/2/2012). Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel dinyatakan menjadi BPBD terbaik oleh Kementerian Kesejahteraan Rakyat RI.

Untuk itu, keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari peranan Gubernur H Alex Noerdin yang memiliki keseriusan dalam penanggulangan bencana. Seperti saat pelaksanaan SEA Games XXVI tahun lalu, di mana BPBD Sumsel ditugasi untuk siaga asap dan hujan.

Penghargaan itu diberikan karena Sumsel terpilih sebagai provinsi terbaik nasional dalam infrastruktur dan kelengkapan penanggulangan bencana. Selain memberikan penghargaan, Syamsul Ma'arif, juga menyerahkan bantuan kendaraan operasional seperti peralatan Rumah Sakit Lapangan, Ambulan, sepeda motor dan perahu karet kepada kabupaten/kota di Sumsel.

Dengan kelengkapan yang telah diberikan itu, Alex Noerdin meminta agar Sumsel ditetapkan sebagai provinsi pusat penanggulangan bencana se Sumatera. "Sangat tepat, jika Sumsel dijadikan pusat penanggulangan bencana se Sumatera karena saya Ketua Forum Gubernur Sumatera," kata Alex Noerdin.

Masyarakat Pali Tekad Menangkan Kembali Alex Noerdin




SURYA telah tegak lurus persis di atas ubun-ubun, sengatnya mulai membakar kulit, namun tetap membuat bergeming sekitar 5000 warga dari lima kecamatan di wilayah Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Selasa (16/10) siang itu. Bahkan tidak sedikit dari ribuan warga tersebut yang sejak pagi sudah tumplek di tenda lapangan Desa Air Itam Barat, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Muara Enim menanti sang idola.

Sejenak kemudian hujan rintik mulai turun dan tepat pukul 13.30 WIB tokoh yang ditunggu tiba, gemuruh sorak massa memadati tenda di lapangan sepakbola itu menambah semarak suasana kedatangan Alex Noerdin, Eliza Alex serta rombongan. Dengan senyum dan lambaian tangan Alex membuat massa yang terdiri dari anak-anak, remaja, serta orang tua baik itu perempuan dan lelaki bertambah antusias.

Betapa tidak, sosok Alex memang tidak asing bagi warga dan sudah sukses mereka dukung saat Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2008, ketika itu sekitar 80% pemilih di kawasan tersebut mencoblos pasangan Alex-Eddy sehingga mengantarkan keduanya sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumatra Selatan (Sumsel).  ‘’Hidup Alex, hidup Muzakir (Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar),’’ teriak massa saling bersautan.

Kali ini harapan itu kembali mencuat, karena mereka yakin tidak salah pilih. Buktinya, hampir empat tahun Alex Noerdin memimpin Sumsel mayoritas kebijakkannya telah menyentuh dan dirasakan rakyat, khususnya program dasar yang dibutuhkan masyarakat pendidikan dan kesehatan gratis.


=====
Karenanya, wajar kalau ribuan warga  yang berasal dari lima kecamatan di Pali ini pun  meminta Alex Noerdin agar mencalonkan kembali sebagai gubernur Sumsel kedua kalinya.
Keinginan ini disampaikan perwakilan warga dalam penyataan sikap. Dalam penyataan sikapnya tersebut, warga juga mendukung Muzakir Sai Sohar untuk menjadi Bupati Muara Enim kedua kalinya.

“Kami  memandang Pilkada DKI yang dimenangkan Jokowi merupakan kesempatan bagi Alex Noerdin untuk memimpin Sumsel kembali. Kami memang mendoakan agar Alex Noerdin bisa menjadi gubernur kedua kali di Sumsel,” ujar tokoh masyarakat Pali, Dahlan AR.

Dukungan ini disampaikan dalam bentuk pernyataan sikap yang dibacakan dalam kesempatan kunjungan tersebut. “Apalagi, dalam pilkada 2008 lalu,   di Air Itam Alex Noerdin memperoleh 80% suara. Dari 71 desa yang berasal dari lima kecamatan, yakni  Talang Ubi, Abab, Tanah Abang, Penukal Utara, dan Penukal  memang kami mayoritas mendukung Alex Noerdin yang ketika itu berpasangan dengan Eddy Yusuf,” tambah Bachrie Rasyid, tokoh masyarakat yang lainnya.

Atas dukungan yang diberikan, warga tidak minta apa-apa. Meskipun Alex Noerdin ketika itu memberikan kesempatan untuk menyampaikan apa yang diinginkan warga. “Silakan ajukan apa permintaan bapak-bapak dan ibu-ibu,” kata Alex memberi kesempatan warga untuk mengutarakan aspirasinya.

“Kami hanya minta agar penunjukan carateker Bupati Pali nanti adalah putra daerah Air Itam asli. Selain itu, kami juga minta agar pemerintah bisa memperhatikan listrik yang sering mati, terkadang sore, magrib, dan subuh,”  katanya.

 "Kami menderita Pak, kadang untuk menghidupkan tivi pun listriknya tak bisa. Belum lagi, sering mati. Untuk itu kami mohon agar tegangan listriknya bisa ditambah sehingga aktivitas bisa berjaan normal dan hidup kami bisa lebih nyaman, " tambahnya.

"Kami yakin, Pak Alex akan mampu membawa Sumsel lebih baik lagi. Karenanya, kami siap mendukung agar dibawah kepemimpinan Pak Alex, Sumsel mencapai cita-citanya menuju Sumsel gemilang," tambah Bahrie Rasjid.

Berbagai program yang menyentuh rakyat telah mereka rasakan. "Terutama sekolah gratis dan berobat gratis, tidak diragukan lagi," tuturnya yang disambut aplaus warga.

Saat kunjungan itu pun, beberapa kali listrik mati dan menyala kembali. Sehingga membuat Alex Noerdin pun mengetahui secara langsung bahwa memang listrik di daerah tersebut memang sering kali mati.

“Saya menyadari kondisi ini, padahal Sumber daya alam (SDA) di Muaraenim khususnya Pali  begitu besar. Seperti batubara dan coal beat metan (CBM), namun ternyata listrik masih mati terus. Makanya kita akan bangun sendiri pembangkit di daerah ini,  sehingga listrik bisa dinikmati secara baik,” janji gubernur.

Soal carateker, Gubernur juga menjanjikan saatnya nanti akan menunjuk putra daerah sesuai  keinginan masyarakat. “Saat ini saja sudah ada beberapa putra daerah dari Air Itam yang memegang jabatan penting di Pemprov Sumsel,” tambah  Alex Noerdin.

"Pak Alex siapa yang punya,
Pak Alex siapa yang punya,
Yang punya kita semua”

Sebait lagu bertajuk Pramuka Siapa Yang Punya diplesetkan sekitar 5000 warga terdengar menyambut dan melepas Alex Noerdin dan rombongan.







Jumat, 12 Oktober 2012

KPK; Alex, Jadi Teladan Verifikasi LHKPN

KPK; Alex, Jadi Teladan Verifikasi LHKPN
 
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mulai melakukan verifikasi dan klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta. Kali ini, petugas KPK menyambangi kediaman Cagub H Alex Noerdin.
Tim KPK sejumlah empat orang ini bergerak ke rumah Alex yang beralamat di Jalan Merdeka Palembang pukul 10.00 WIB, Kamis (7/6). Pemeriksaan harta kekayaan Alex ini berlangsung cukup lama, yakni sekitar 2,5 jam, sehingga puluhan wartawan media cetak maupun elektronik nasional dan lokal harus bersabar menunggu di depan kediamaan Gubernur Sumsel yang sukses menggelar SEA Games di Sumsel November tahun lalu itu.
Dalam proses verifikasi LHKPN tersebut, terungkap harta kekayaan Gubernur Sumsel ini sebesar Rp19.694.375.876. Nilai ini bertambah dari laporan sebelumnya pada 15 Maret 2012 yang lalu, sebesar Rp2,482 miliar. Kenaikan ini disebabkan adanya penambahan harta yang belum dilaporkan, seperti barang antik dan barang-barang mobilier yang dimiliki Alex serta usaha salon. Angka tersebut, merupakan hasil harta yang dihargai berdasarkan penetapan harga atau nilai yang menggunakan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), bukan nilai pasar.
Pada saat verifikasi LKHPN tersebut, Alex Noerdin mendapat apresiasi dari Tim KPK yang dipimpin Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat dari KPK Dedi Arahim. Sebab, Alex dinilai sangat kooperatif dan terbuka dalam mengungkapkan harta kekayaannya kepada Tim KPK yang ditunjuk menyambangi kediamaannya.
”Kami apresiasi atas sambutan dan kerjasama Bapak Alex Noerdin. Ini menunjukkan bahwa, Bapak Alex Noerdin menjadi teladan bagi pemimpin lain di negeri ini dalam menerapkan prinsif akuntabilitas dan transparansi informasi dan harta kekayaannya terhadap publik sebagai penyelenggara negara,” ujar Dedi Arahim.
Dikatakan Dedi, Cagub DKI dengan nomor enam ini, sangat koorperatif dalam proses klarifikasi terutama terkait dengan data-data administrasi yang dibutuhkan KPK. Dari sikap keterbukaan Alex dalam melaporkan kekayaannya tersebut, menurut Dedi, dapat dicontoh bagi semua pihak terutama bagi pejabat penyelenggara negara untuk diimplementasikan.
”Patut dan harus kita ketahui, beliau (Alex Noerdin-red), sudah menerima dengan baik termasuk juga sudah memberikan data-data yang sudah kami minta untuk di klarifikasi. Dan beliau sudah menyampaikannya secara transparan,” ungkapnya.
Cagub DKI H Alex Noerdin mengatakan, harta kekayaan memang ada peningkatan sekitar Rp2,482 miliar. Hal ini disebabkan, adanya barang-barang berupa perelengkapan rumah tangga, barang antik, termasuk usaha salon milik istrinya belum dilaporkan.
”Jadi wajar bila ada penambahan harta yang dimiliki sekarang ini,” ujarnya.
Dikatakannya, dirinya berkewajiban melaporkan harta kekayaannya pada saat mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hal ini juga dilakukan beberapa Cagub dan Cawagub lainnya. ”Semua calon juga wajib melewati proses ini, karena sudah menjadi kewajiban berdasarkan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
 

Oke-oke Saja Kalau Profesional

http://www.shnews.co/detile-9019-okeoke-saja-kalau-profesional.html
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi Pasal 36, UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sebelumnya, untuk memeriksa kepala daerah atau wakil kepala daerah membutuhkan izin presiden, kini dengan putusan MK itu, izin presiden tidak diperlukan lagi.
Putusan MK ini di satu sisi akan mempercepat proses hukum dan menjamin persamaan hukum setiap warga negara, tetapi di sisi lain, juga menyimpan potensi penyelewengan dari kemudahan memeriksa kepala daerah/wakil kepala daerah.
Sesuai data Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam, sejak Oktober 2004 sampai September 2012, presiden telah mengeluarkan 176 surat izin penyelidikan pejabat negara yang diajukan Kejaksaan Agung, kepolisian serta Puspom TNI. Sekitar 74 persen dari izin pemeriksaan itu berkaitan dengan kasus korupsi.
Sementara itu, berdasarkan jabatan, ada 103 izin untuk memeriksa bupati/wali kota, 31 izin pemeriksaan wakil bupati/wakil wali kota, ada 24 izin untuk penyelidikan anggota MPR/DPR, permohonan untuk memeriksa gubernur 12 izin, wakil gubernur tiga izin, anggota DPD dua izin dan hakim Mahkamah Konstitusi satu izin.
Ada beragam tanggapan mengenai putusan dari MK itu. Yang jelas, kepala daerah atau wakil kepala daerah tersangkut langsung dengan putusan MK ini. Nah, bagaimana tanggapan dari kepala daerah?
Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin ketika ditemui usai mengikuti Upacara HUT TNI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang (BKB), Jumat (5/10), mengatakan putusan MK itu harus dihormati.
"Sebelumnya, memang pemeriksaan kepala daerah harus seizin presiden. Namun, ketika ada keputusan, yang menyatakan bahwa tidak perlu izin presiden untuk itu, tentu juga harus dihormati. Saya melihat ini sebagai suatu yang positif. Silakan saja, sepanjang tidak dijadikan sebagai alat untuk hal-hal yang mengarah kepada tujuan yang tidak baik, tentu saja oke-oke saja," ujar Alex yang sempat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI.
Menurutnya, kejaksaan ataupun kepolisian adalah penegak hukum. "Mereka tentu bekerja profesional. Sepanjang profesional, tentu sebagai kepala daerah juga harus menghormati itu,” tuturnya.
Dia juga tidak melihat keputusan ini akan membuka peluang pemerasan oleh penegak hukum kepada kepala daerah. "Intinya, kalau memang sudah begitu mekanismenya ya kita harus mengikuti. Itu saja," katanya.
Terobosan
Bupati Muba Fahri Azhari juga mendukung keputusan ini karena dapat mempercepat proses penyelesaian hukum terhadap kepala daerah yang bermasalah. "Bagi saya, ini justru membuat kepala daerah lebih berhati-hati. Ini suatu terobosan dalam upaya penyelesaian hukum," ujarnya.
Fahri tidak melihat kalau hal itu akan jadi ajang pemerasan oleh kepolisian ataupun kejaksaan. Izin atau tanpa izin presiden, menurutnya, sama saja. Kalaupun terjadi pemerasan tentu bergantung kepada pribadinya. Bedanya, kalau tanpa izin presiden pemeriksaan dan pengusutan bisa cepat sama seperti penanganan terhadap pihak yang lainnya.
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko kepada SH, Kamis (4/10) malam, menuturkan, putusan itu bertujuan agar proses hukum seperti penyelidikan maupun penyidikan berjalan cepat, demikian pula dengan prinsip peradilan yang independen, equality before the law, nondiskriminasi, dan peradilan cepat.
Menurutnya, pendapat seperti itu sah-sah saja. Tetapi, ada hal penting lain yang juga perlu dipertimbangkan. Bahwa dalam melaksanakan tugasnya, kepala daerah seperti wali kota, bupati ataupun gubernur juga memerlukan perlindungan dari atasannya.
Wali kota, misalnya, diangkat oleh presiden dan dilantik oleh gubernur. Secara institusi, dia adalah pembantu presiden, yang artinya pula berada di bawah perlindungan presiden.
Jadi, untuk memeriksa wali kota, bupati ataupun gubernur, secara etika tetap memerlukan izin tertulis dari atasannya, dalam hal ini pesiden. Tinggal mekanismenya diatur lebih baik lagi.
Eddy Rumpoko menjelaskan, sekarang ini menjadi seorang kepala daerah bukan dari penunjukan, tetapi dipilih langsung. Harus diakui, banyak dari kepala daerah itu dipilih lebih karena kepopulerannya.
Tetapi, tidak semua wali kota/bupati terpilih itu memiliki kemampuan manajerial di bidang pemerintahan, sehingga tidak tertutup kemungkinan seorang kepala daerah dalam melaksanakan tugasnya melakukan kekeliruan.
Kekeliruan atau kesalahan semacam itu kan harus dipilah. Tidak bisa langsung dinyatakan sebagai bentuk korupsi. Apalagi kalau kekeliruan itu tersebar di publik karena surat kaleng atau laporan LSM (lembaga swadaya masyarakat) tentu yang tidak kredibel.
Kemudian, turun tim dari penegak hukum langsung melakukan penyelidikan. Karena sudah telanjur diberitakan media, masalahnya jadi bias. Buntutnya bukan lagi kebenaran dan kepastian hukum, tetapi sudah men-judge kepala daerah bersalah sehingga mau tidak mau harus dihukum.
Berdampak
Kondisi ini, katanya, berdampak karena ada kepala daerah yang jadi takut membangun wilayahnya. Takut mengelola keuangan daerah. “Ya itu tadi, karena dia takut dituduh korupsi. Buntutnya, ya rakyat juga yang dirugikan,” tuturnya.
Kondisi seperti itu sebenarnya bisa dihindari kalau mekanisme pemerintahan dan komunikasi/ koordinasi antarlembaga berjalan baik.
Bila kepala daerah diduga melakukan penyimpangan atau kekeliruan, sebenarnya mudah mengeceknya. Tinggal minta lembaga pengawas seperti BPK atau BPKP melakukan tugasnya. Bila dari hasil audit ditemukan ada kekeliruan, ya tinggal diperbaiki sesuai saran yang diberikan BPK.
Terkait ketakutan adanya pemerasan oleh oknum kepolisian atau kejaksaan terhadap kepala daerah, tak perlu dikomentari terlalu berlebihan. Ketika informasi tentang penyelewengan dan korupsi sudah mencuat di area publik, tak perlu polisi maupun jaksa dengan serta-merta memanggil kepala daerah untuk diperiksa.
Masih banyak cara untuk mendapatkan kebenaran material. Misalnya, pihak kepolisian dan kejaksaan bisa langsung berkoordinasi dengan BPK, sehingga bisa ditentukan layak atau tidak sebuah perkara dilanjutkan ke proses hukum.
Bila memang tidak layak, ya pemeriksaan perkara bisa segera diakhiri tanpa harus memanggil dan memeriksa kepala daerah. Semua ini sebenarnya tergantung dari komunikasi antarlembaga.(eka Susanti)

Minggu, 12 Agustus 2012

Gubernur Sumsel Gelar Pasar Murah

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Senin (13/8) membuka Pasar Murah di Komplek Rusun 24 Ilir Palembang, Gubernur menyerahkan secara simbolis paket sembako muur Foto : Rizal Makmun/Humas Pemprov Sumsel

Sabtu, 11 Agustus 2012

Gubernur Sumsel Buka Bersama Veteran

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Jum'at (10/8) di Griya Agung Palembang melakukan buka puasa bersama dengan para Veteran Pejuang Kemerdekaan. Dalam kesempatan itu Gubernur juga menyerahkan tanda tali kasih kepada para Veteran Foto : Untung Sarwono/Humas Pemprov Sumsel

Sabtu, 28 Juli 2012

GUBERNUR AJAK MASYARAKAT 4 LAWANG PELIHARA KAMTIBMAS




Tebing Tinggi:

Pada hari ke 8 Ramadhan 1433 H Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin dan Ketua TP PKK Sumsel Hj Eliza Alex, Sabtu (28/7) melakukan serangkaian kunjunganya dalam rangka Safari Ramadhan ke Kabupaten Empat Lawang.     

Setibanya didaerah ini Gubernur dan rombongan disambut Bupati Empat Lawang Budi Antoni Al Jufry serta FKPD setempat.     Mengawali Safari ramadhanya Gubernur Sumsel H Alex Noerdin disela-sela Menjelang Buka Puasa bersama Tokoh Masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menerima laporan berbagai program yang tengah, sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten empat Lawang seperti yang disampaikan Bupati Empat Lawang.     

Dalam sambutanya Bupati Empat Lawang Budi Antoni Al-Jufry mengatakan situasi Kemanan dan ketertiban Masyarakat Empat Lawang saat ini cukup kondusif, hal ini menurut Budi dapat dilihat dari Kegiatan Masyarakat sehari hari yang berjalan lancar tanpa gangguan dan hambatan karena kerukunan antar masyarakat di daerah ini memang terjalin baik dan cukup terpeliihara, ini semua berkat kerjasama yang Baik antara Pemerintah dan masyarakat yang dipimpinya. 

“Alhamdulillah Bapak Gubernur kamtibmas didaerah kami cukup baik, ini semua berkat kerjasama kita semua, Pemerintah dan Masyarakat “ ujar Budi. Selain itu Bupati Empat lawang Budi Antoni Al-Jufry menyampaikan prestasi yang berhasil dicapai oleh Kabupaten yang dipimpinya dalam pembangunan Bidang Ketahanan Pangan yang telah mendapatkan Penghargaan dari Pemerintah Pusat.

Sementara itu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam sambutanya menyampaikan rasa bangganya atas keberhaasil yang telah dicapai oleh Kabupaten Empat Lawang, terutama dalam Pembanguanan Bidang Ketahanan Pangan dan Kamtibmas.

Hal ini tentunya akan dapat menambah geliat pembangunan yang tengah dilaksanakan oleh Pemkab Empat Lawang selain tentunya memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan Kehidupanya sehari-hari, dan untuk masalah Kamtibmas ini Gubernur meminta secara khusus kepada jajaran FKPD Empat Lawang untuk selalu mengamati dan dengan cepat menyelesaikan gejolak yang timbul ditengah masyarakat, agar situasi keamanan didaerah bisa teteap terjamin. 

Pada bagian lain Gubernur juga mengajak masyarakat untuk selalu bahu membahu menjjaga keamanan dilingkunganya agar kehidupan bermasyarakat dapat berjalan baik.  Sedangkan untuk bidang Pembangunan Ketahanan Pangan Sumsel menurut Gubernur memang merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional, oleh karena itu pihaknya Minta kepada Masyarakat Petani dan Jajaran Pemerintah Empat Lawang untuk terus meningkatkan kegiatan pertanianya dengan melakuakn inovasi bidang pertanian.     

Dalam Safari Ramadhanya ke Kabupaten Empat Lawang Gubernur juga memantau pergerakan harga harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang menurutnya masih dalam batas wajar, tetapi apabila nantinya terjadi lonjakan yang cukup tinggi pihaknya berencana melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga.

Usai melakukan buka puasa bersama dengan Masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Empat Lawang Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Bupati Empat Lawang Budi Antoni Al-Jufry melanjutkan Safarinya dengan melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Jami’ Tebinggi Tinggi Empat Lawang.


Foto : Awaluddin/Humas Pemprov Sumsel