Tampilkan postingan dengan label berita jamnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita jamnas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juli 2011

Wapres Tutup Jamnas IX di Teluk Gelam, OKI








Wapres Budiono didampingi Ketua Kwarnas Pramuka Azrul Azwar, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin memukul gong saat penutupan Jamnas IX 2011 di Telukgelam, OKI, Sumsel.






Wapres Budiono disambut kedatangannnya di Bandara SMB II Palembang. Kedatangan Wapres untuk mjenutupo Jamnas IX di Telukgelam, OKI.


Foto-foto: Humas Pemprov Sumsel/Untung Sarwono











Wapres Tutup Jamnas IX di Teluk Gelam, OKI
Budiono : Kepemimpinan Bukan Hanya di Bidang Politik

KAYUAGUNG- Jambore Nasional (Jamnas) IX ditutup oleh Wapres Budiono (9/7) diikuti ribuan para penggalang pramuka dari seluruh pelosok nusantara. Setelah sebelumnya Jamnas OKI dibuka secara langsung oleh Presiden SBY.

Dalam sambutannya, Budiono menyatakan bahwa kepemimpinan jangan dianggap hanya di bidang poltik, kepemimpinan itu berada di segala bidang. “ Janganlah kalian menganggap kepemimpinan hanya berada di bidang politik, bukan hanya politik,” tegas Budiono.





Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyalami Wapres Budiono di Bandara SMB II.








Kepemimpinan yang dimaksud kata budiono, adalah kepemimpinan segala bidang, mulai dari bisnias, profesinal. Olahrga dan pendidikan. Kader-kader pemimpin bangsa ini berada di para pramuka, dan untuk itu para pemuda harus siap mengambil alih tugas kepemimpinan kedepan.

Eksistensi dan persatuan negeri imbuh wapres, harus tetap dijaga. Pramuka sebagai pandu harus berdiri pada barisan depan. Paham terorismse dan radikalimse tidak boleh mengancam NKRI

Ditambahkannya, peserta Jamnas OKI merupakan penggalang pilihan yang diharapkan bisa menularkan pengalaman selama Jamnas ke daerahnya masing-masing. Wapres pun meminta pengalaman berharga ini bisa diimplementasikan di kehidupan nyata para penerus bangsa ini.

"Tugas kita adalah berbagi. Tugas kami adalah mempersiapkan generasi penerus, sementara adik-adik adalah mempersiapkan diri sehingga siap saat penggantian pemimpin nantinya," ungkap Budiono.





Tarian kolosal memeriahkan penutupan Jamnas IX.










Ketua Kwartir Nasional Azrul Azwar mengemukakan
banyaknya peserta Jamnas tahun ini menunjukkan animo dan minat anak-anak terhadap Pramuka cukup baik. Ini menunjukkan revitalisasi Pramuka sudah terlaksana dengan baik.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengemukakan bahwa pelaksanaan Jamnas diyakini banyak memberikan manfaat bagi pembinaan kepemimpinan dan bernegara. Ini merupakan modal bagi pembinaan karakter anak-anak yang bakal menjadi pemimpin di masa depan. Jamnas IX tahun 2011 di Teluk Gelam, Kayuagung, Sumsel diikuti sedikitnya 30.000 Pramuka se-Indonesia ditambah Pramuka dari Malaysia dan Singapura. Juga Pramuka utusan KBRI negara se-Asia Pasifik.


Wapres Budiono melepas selendang peserta saat penutupan Jamnas IX di Teluk Gelam, OKI, Sumsel, Sabtu (9/2/11)

Senin, 04 Juli 2011

Disuguhi Mi Instan, Peserta Jamnas IX Demo


Peserta Jamnas demo "Bupati" Perkemahan, mereka protes konsumsi yang tak layak, seperti menu mi instan, sayur layu, dan susu tak standar. (foto: sumatera ekspres, http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=15034:pramuka-demo-menu&catid=125:head-news)






*Diwarnai Pungli
Hanya Diberi Mi Instan, Pramuka Demo

Palembang:

Selama berkemah mengikuti Jamnas IX hanya diberi mi instan, beberapa kwarda peserta Jamnas Senin (4/7) beramai-ramai mendatangi Kantor Ketua Pelaksana (Bupati) Jamnas IX.
Mereka protes karena selama empat hari berkemah sejak dibuka Presiden SBY pada Sabtu (2/7) hanya diberi makan mi instan. Aksi protes dilakukan karena sebelumnya i mengadu ke RT,RW, dan Kelurahan tempat mereka berkemah tidak ditanggapi.

Puluhan peserta penggalang menghamburkan mi instan yang mereka terima sambil berteriak,“Sarimi, Sarimi, Sarimi,”. Agus, peserta Kwarda Lampung yang ikut protes, mengaku kesal dengan panitia Jamnas. Mereka mengaku ikut Jamnas dengan membayar uang makan Rp500.000 per orang. “Ternyata hanya diberi mi dan sayur kol yang layu.Kami sering mengusulkan minta sayuran, tapi tidak pernah ditanggapi,” keluhnya.

Tak lama mereka berorasi, Bupati Pramuka Jamnas Abdul Shobur menanggapi aksi protes peserta. Aksi demo berjalan tertib tanpa kericuhan karena puluhan personel polisi, TNI, dan Satpol PP mengamankan jalannya aksi.
“Pak Bupati menerima keluhan kami, dia berjanji menindaklanjuti apa yang kami rasakan. Saya harap secepatnya kami diberi variasi makanan dan sayur segar. Jangan hanya mi instan,” ungkap Ihzan dari Kwarcab Pariaman Sumbar.
Pungli
Jambore Nasional (Jamnas) yang berlangsung di Bumi Perkemahan Teluk Gelam, Kabupaten OKI, dimanfaatkan sekelompok orang untuk mengambil keuntungan dengan melakukan pungutan liar (pungli) di pintu gerbang masuk lokasi berlangsungnya Jamnas.

Masyarakat umum yang masuk ke kawasan Bumi Perkemahan Teluk Gelam dipungut biaya masuk oleh oknum penjaga gerbang yang mengatasnamakan pengelola wisata Teluk Gelam. Padahal, sesuai aturan panitia, masyarakat umum yang berkunjung ke Bumi Perkemahan Teluk Gelam tidak dipungut biaya.

Nyatanya, oknum pengelola Teluk Gelam menarik retribusi masuk sebesar Rp10.000 per orang, sementara anak-anak dipungut Rp5.000 per orang. Kemudian, kendaraan jenis bus dikenakan biaya masuk sebesar Rp10.000, mobil pribadi Rp2.000, dan sepeda motor Rp1.000. Biaya tarif masuk tertulis dan terpampang di depan pintu gerbang wisata Teluk Gelam. Akibatnya, banyak masyarakat yang ingin mengunjungi stan dan melihat jalannya Jamnas kecewa.

Marlani, pengunjung stan Jamnas, mengaku kesal adanya pungutan liar tersebut. ”Setahu saya masyarakat umum yang masuk mengunjungi stan Jamnas tidak dipungut retribusi, tapi saat saya hendak masuk, dihadang penjaga gerbang dan dimintai uang Rp10.000. Karena saya membawa sepeda motor, dimintai lagi Rp2.000,” kata dia.
Hal sama diungkapkan Wendi yang datang ke lokasi jamnas bersama keluarga.

Dia terkejut ketika hendak masuk dihadang penjaga pintu gerbang dan dimintai uang Rp10.000 per orang. ”Saat saya kasih Rp20.000 untuk saya dan istri, dia minta lagi Rp12.000. Katanya untuk uang masuk kedua anak saya Rp5.000 per orang dan mobil Rp2.000. Baru mau masuk saja sudah dipungli.Bagaimana ini,”ungkapnya.
Sementara itu, ketua pelaksana perkemahan Jamnas Abdul Shobur saat ditemui di Teluk Gelam menegaskan, selama satu pekan Jamnas digelar, masyarakat umum yang mengunjungi stan tidak dipungut biaya.

”Selama Jamnas dalam aturan kami pengelola atau siapa pun tidak boleh memungut retribusi masuk. Nanti akan kami evaluasi agar tidak ada lagi pungutan liar itu,”katanya kemarin.
Sementara Bayu Lasky Vukuoka, Pjs Operasional Manager Parai Lake Resort & Spa Teluk Gelam, mengungkapkan, pemberlakuan tarif masuk memang berlaku untuk pengunjung. “Tapi, kalau mereka membawa ID card Jamnas IX, bisa langsung masuk tanpa harus membayar,”katanya.

Untuk peserta Jamnas, kata dia,disediakan pintu masuk di sekitar lokasi perkemahan penggalang Pramuka. Adapun pengunjung yang masuk melewati pintu khusus perkemahan tidak semuanya diperbolehkan, termasuk pemegang ID card khusus tak bisa masuk oleh polisi dan Sat Pol-PP yang berjaga. (sir)


Presiden SBY saat meninjau perkemahan Jamnas IX usai upacara pembukaan, Sabtu (2/7).

Sabtu, 02 Juli 2011

Dua Pramuka Salami Presiden


Kharmaen Khalid dan Faisal Muhamad, dua Pramuka yang berhasil menyalami Presiden SBY saat upacara pembukaan Jamnas IX di Teluk Gelam, OKI.

Dua Pramuka Salami Presiden

Di akhir acara Pembukaan Jamnas IX di OKI, dua orang Pramuka dari Halmahera Selatan menerobos pengamanan Paspampres. Selagi masih menyanyikan Hymne Pramuka, dua Pramuka peserta upacara berlari dari barisan dan beriri di hadapan Presiden. Lalu keduanya, pun menyalami Presiden.


Para peserta upacara awalnya mengira aksi kedua anggota Pramuka itu masih merupakan rangkaian upacara.

Dalam aksi spontannya itu, keduanya sempat bersalaman bahkan foto bareng Preasiden SBY. Ibu Ani, bahkan yang mengabadikan keduanya.

Ketika keduanya berlari kembali ke barisan dan beberapa petugas keamanan dan paspampres mengejar keduanya sampai ke dalam barisan, situasi pun sedikit heboh. Barulah peserta upacara menghetahui bahwa aksi salaman dengan presiden yang dilakukan oleh Kharmaen Khalid dan Faisal Muhamad itu merupakan aksi spontan dan nekat keduanya.



Tak urung, Pramuka yang berasal dari Halmahera Selatan, tepatnya dari Gugus Gahralsa itu pun mendapat perhatian. Apalagi di kelompoknya, dia pun disambut gembira karena telah berhasil bersalaman dengan Presiden SBY.

Keduanya mengaku nekat berlari ke depan dan bersalaman dengan Presiden karena keinginan yang memang sangat besar. “Kami tiba-tiba saja punya keinginan bersalaman dengan Bapak Presiden,” ujar keduanya polos. (sir)

Presiden SBY Buka Jamnas IX di OKI


Pembukaan Jamnas IX di Telukgelam, OKI. (foto: Untung, Humas Pemprov)










Pembukaan Jambore Nasional IX Pramuka di OKI

Kayuagung:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono, membuka Jambore Nasional IX, di Bumi Perkemahan Danau Telukgelam, Kabupaten Ogan Komring Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Sabtu (2/7) pukul 15.30 WIB.

Presiden, selaku pembina upacara, membuka jambore pramuka ini dengan menekan sirine dan pengalungan tanda peserta jambore kepada perwakilan pramuka penggalang. Dalam kesempatan ini Presiden SBY juga menandatangani Sampul Peringatan Seri Jambore Nasional IX tahun 2011.

Jambore Nasional (Jamnas) merupakan perkemahan besar bagi anggota pramuka Penggalang yang dilaksanakan 5 tahun sekali. Jamnas menjadi wahana pendidikan yang strategis untuk mengembangkan wawasan, memupuk jiwa persatuan dan kesatuan serta latihan kepemimpinan.

Jamnas 2011 diikuti 18 ribu pramuka dari 33 provinsi se-Indonesia. Ada pula peserta dari Malaysia dan Singapura sebanyak 100 orang. Jamnas bertemakan 'Bersatu Teguh Menuju Indonesia Gemilang'.








Petugas menaikkan bendera saat pembukaan Jamnas IX di Teluk Gelam, OKI, Sumsel.









Pembukaan Jamnas IX di Telukgelam, OKI. (Foto Untung, Humas Pemprov)

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar mengatakan, tujuan Jamnas kali ini untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang. Mereka juga diharapkan memiliki komitmen terhadap penghayatan dan pengalaman kode kehormatan Pramuka, yaitu Tri Satya dan Dasa Darma.

"Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, terbinanya tali persaudaraan dan ikut serta membangun jati diri bangsa," kata Azrul Azwar dalam laporannya.


PALEMBANG, 2/7 - JAMNAS PRAMUKA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyematkan tanda pengenal pada peserta tanda dimulainya Jambore Nasional Pramuka Penggalang, di Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Sabtu (2/7). Sebanyak 18 ribu pramuka penggalang dan 100 pandu luar negeri mengikuti perkemahan di Teluk Gelam. FOTO ANTARA/Nila Fu'adi/ed/ama/11










Sementara itu, Presiden SBY dalam sambutannya mengatakan, berbaurnya pramuka Penggalang dari seluruh tanah ai merupakan wujud nyata dari Bhineka Tunggal Ika. Tema Jamnas 2011 juga memiliki makna yang amat dalam. "Bersatu teguh menjadi pendorong tekad bagi anak-anak sekalian untuk lebih bersatu padu menggelorakan semangat dan siap berjuang menunjukan Indonesia yang gemilang," ujar Kepala Negara.

Masa depan Indonesia terletak di tangan pemuda seperti mereka. "Karena itu tanamkan tema itu dalam dada kalian, jadilah generasi muda bangsa, pelopor dan pembaru masa depan. Songsong masa depan Indonesia Raya yang gilang gemilang," Presiden SBY mengingatkan.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dalam sambutannya yakin banyak dampak positif dari pertemuan akbar Pramuka Penggalang kali ini. "Di sini generasi muda akan mengasah potensi spiritual, sosial, intelektual, dan fisik melalui berbagai kegiatan agar ke depan mereka bisa menjadi sosok yang berkarakter, patriot, dan cinta tanah air, serta mempunyai keterampilan dan kemandirian yang membuat mereka siap ketika mesti terjun ke masyarakat," ujar Alex Noerdin.

Usai membuka Jambore Nasional IX, Presiden SBY yang juga merupakan Ketua Mejelis Pemimpin Nasional Pramuka meninjau lokasi perkemahan Jamnas 2011 yang berjarak 2,5 km dari lokasi upacara.

Turut mendampingi Kepala Negara dalam acara ini, antara lain, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkominfo Tifatul Sembiring, dan Menpora Andi Alifian Mallarangeng.


PALEMBANG, 2/7 - JAMNAS PRAMUKA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri), didampingi Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin (tengah) dan Ketua Kwartir Nasional Pramuka, Azrul Azwar (kanan) menekan tombol tanda dimulainya Jambore Nasional Pramuka Penggalang, di Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Sabtu (2/7). Sebanyak 18 ribu pramuka penggalang dan 100 pandu luar negeri mengikuti perkemahan di Teluk Gelam. FOTO ANTARA/Nila Fu'adi/ed/ama/11


Bill Clinton

Dalam Upacara pembukaan Jamnas IX, berperan sebagai pembina upacara Presiden SBY. Sementara sebagai komandan upacara, Bill Clinton. Tapi yang bersangkutan bukanlah mantan Presiden Amerika.

“Wah, baru kali ini Presiden Indonesia membawahi mantan Presiden Amerika,” seloroh seorang peserta upacara, karena memang komandan upacara namanya sama persis dengan mantan Presiden Amerika.(sir)

SBY Buka Jamnas di Teluk Gelam

SBY Buka Jamnas di Teluk Gelam

*Diikuti 30 Ribu Pramuka se-Indonesia dan Asia Pacific

Palembang:
Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan akan membuka Jambore Nasional di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang berlangsung pada 2-9 Juli 2011.
Demikian diungkapkan Prof Dr H Azrul Azwar, wakil ketua Jambore Nasional, di ruang Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumsel hari ini, Selasa (2/7).
Menurut Azwar, Jambore ini akan diikuti sekitar 30 ribu peserta dari 33 Provinsi. Selain dari Indonesia, Azwar menyebutkan, Jambore ini juga akan diikuti oleh sejumlah negara Asia pasifik seperti, Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalaam.
Dalam kesempatan yang sama, Aidit Aziz, Asisten III Provinsi Sumsel mengatakan pada April mendatang fasilitas untuk peserta Jambore akan selesai dipersiapkan, seperti air bersih, toilet dan fasiltas lainnya.
Sementara itu, Sekda OKI menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Jambore Nasional pada Juli nanti.
“Kami akan mempersiapkan fasilitas bagi peserta jambore nasional seperti fasilitas, air bersih, toilet dan juga Hotel Kembar yang berbintang tiga,” katanya.
Diamankan 3.000 personel
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Soewarno Widjonarko mengungkapkan, sebanyak 3.000 personel jajaran Kodam II Sriwijaya, sehari sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di Sumsel,telah disebar di beberapa titik di areal yang akan dilintasi maupun dikunjungi presiden.

“ Kesiapan sudah tidak ada masalah lagi semua anggota Kodam II Sriwijaya sudah disebar ke semua lokasi yang akan dilintasi presiden maupun di lokasi acara Jamnas di Teluk Gelam Kabupaten OKI,” ungkap Soewarno seusai menghadiri HUT Ke-65 Bhayangkara di Polda Sumsel, Senin.

Di tempat yang sama, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Firman Shantya Budi mengatakan, sebagaimana hasil rapat koordinasi diusahakan konvoi kendaraan rombongan Presiden SBY diusahakan tidak mengganggu arus lalu lintas yang membuat kemacetan dalam waktu lama.

”Berdasarkan hasil koordinasi terakhir dengan Pemda Sumsel, Paspampres, dan Korem, tugas kita (Polisi) sebatas membantu mengatur arus lalu lintas dari rombongan tiba di SMB II menuju Teluk Gelam OKI.Nanti mobil kita hanya di depan dan belakang rangkaian,” ungkapnya.

Adapun pengamanan VVIP dan jumlah rangkaian rombongan koordinasi langsung dilakukan Korem dan Paspampres. ”Kita hanya membantu menurunkan personel untuk mengatur arus lalu lintas rombongan presiden, peserta dan tamu Jamnas menuju Teluk Gelam OKI. Kita dari Ditlantas Polda Sumsel siap membantu memberikan pengawalan sesuai tugas dan fungsinya,”katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Presiden SBY beserta Ibu Negara Ani Yuhoyono dan rombongan berangkat dari Jakarta melalui Lapangan Terbang Halim Perdana Kusuma menggunakan pesawat Boeing 737-800 sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian tiba di Bandara Sultan Mahmmud Badarudin (SMB) II,sekitar pukul 11.00 WIB,dan disambut Gubernur Sumsel Alex Noerdin serta unsur muspida Sumsel.

Selanjutnya,rombongan Presiden SBY beristirahat sejenak di ruang VIP bandara untuk makan siang. Setelah beristirahat satu jam, rombongan Presiden SBY melanjutkan perjalanan menuju lokasi Jamnas di Teluk Gelam, Kabupaten OKI, menggunakan kendaraan roda empat dengan pengawalan Paspampres,jajaran Kodam II Sriwijaya,dan Polda Sumsel.

Sekitar 13.00 WIB, Presiden SBY dan rombongan tiba di Kantor Bupati Ogan Ilir (OI) guna istirahat sebentar sekitar 15 menit sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan jalur darat ke Kabupaten OKI. Dijadwalkan sekitar pukul 14.00 WIB, SBY tiba di rumah Dinas Bupati OKI untuk mengganti pakaian pramuka, setelah itu melanjutkan perjalanan menuju lokasi Jamnas.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Presiden SBY secara resmi membuka acara Jamnas IX. Seusai membuka acara Pre-siden SBY dan rombongan makan malam terlebih dahulu di rumah dinas Bupati OKI, kemudian dilanjutkan perjalanan kembali ke Griya Agung Palembang dan pagi harinya bertolak kembali ke Jakarta.

Sementara itu, Asisten I Setda Pemkab OI Herman mengatakan, untuk menyambut kedatangan rombongan SBY dan menyukseskan penyelenggaraan Jamnas, Pemkab OI mendirikan sembilan Pos Komando Taktis (Poskotis) di sepanjang jalintim Indralaya hingga perbatasan OI dengan OKI.

“Setiap Poskotis diisi petugas gabungan dari berbagai unsur,”ujarnya. Kemudian dikerahkan sekitar 15.000 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA untuk menyambut kedatangan SBY dan rombongan sepanjang jalintim di wilayah Ogan Ilir. (sir)

Senin, 27 Juni 2011

Lomba Menulis Pramuka


*Jamnas Teluk Gelam, OKI

Lomba Menulis Artikel Tentang Pramuka

Dalam rangka kegiatan Jambore Nasional Pramuka Penggalang yang akan diselenggarakan tanggal 2-9 Juli 2011 di Teluk Gelam, Ogan Komiring Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, Kementrian Komunikasi dan Informatika RI turut berpartisipasi dengan mengadakan Lomba Menulis Artikel di Blog dengan tema “AKU, PRAMUKA DAN INTERNET”.
Selain itu akan dilaksanakan Sosilisasi Internet Sehat dan Aman (INSAN) pada tanggal 6 Juli 2011 setelah kegiatan Lomba Menulis Artikel di Blog berlangsung. Dimohon agar setiap Kwarda yang mengirimkan peserta Lomba Menulis Artikel di Blog juga mengikuti acara Sisoalisasi INSAN tersebut.
Tujuan dari penyelenggaraan lomba ini adalah untuk mengapresiasi para anggota Pramuka Penggalang yang berkontribusi mengisis konten positif di internet melalui blog yang mereka kelola. Diharapkan dengan diselenggarakannya lomba Blogger ini para anggota Pramuka khususnya Penggalang terpacu untuk dapat menciptakan konten-konten lokal yang bermuatan posisif sehingga memperkaya konten berbahasa Indonesia di internet.
Diharapkan setiap Kwarda untuk mengikuti lomba tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Peserta yang diperbolehkan mengikuti lomba ini adalah anggota Pramuka Penggalang yang mengikuti Jambore Nasional Pramuka Penggalang tanggal 2-9 Juli 2011 di Teluk Gelam, Ogan Komiring Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan
2. Peserta membuat artikel dan di posting di blog pribadi/organisasinya sesuai dengan tema lomba diatas (AKU, PRAMUKA dan INTERNET) dengan judul postingan bebas.
3. Artikel tersebut ditulis dengan Bahasa Indonesia, formal maupun informal, dengan jumlah kata maksimal 1000 kata.
4. Aplikasi Blog yang digunakan bebas, misalnya: Blogdetik, Blogger, WordPress, Multiply, dan lain-lain.
5. Artikel tidak sekedar copy-paste dari sumber lain (jika berupa saduran diperbolehkan asal tetap menyebutkan sumbernya)
6. Artikel tidak menyinggung unsur SARA
7. Setelah melakukan posting di blognya masing-masing maka peserta mendaftarkan diri dengan mengirimkan email ke : pemtel@gmail.comdengan melampirkan data-data sebagai berikut:
a. Nama :
b. Jenis Kelamin :
c. Tempat/Tanggal Lahir :
d. Kota/Provinsi :
e. Judul Artikel :
f. Alamat URL artikel :
g. Alamat e-mail :
8. Email pendaftaran paling lambat dikirimkan pada tanggal 27 Juni 2011
9. Dari jumlah peserta yang mendaftar, Panitia akan menilai dan meneteapkan 10 (sepuluh) terbaik. 10 peserta terbaik tersebut harus dapat mempresentasikan hasil yang dibuat kepada dewan juri pada tanggal 6 Juli 2011 pada kegiatan Jambore Nasional Pramuka Penggalang di Teluk Gelam Ogan Komiring Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Untuk keterangan tempat lebih lanjut akan diumumkan kemudian oleh panitia.
10. Pengumuman pemenang Lomba Menulis Artikel di Blog akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2011

Kamis, 23 Juni 2011

Jamnas OKI Siap




Gubernur Sumsel H Alex Noerdin didampingi Bupati OKI H Ishak Mekki dan Ketua
Kwarda Gerakan Prtamuka Sumsel H Abdul Shobur, Rabu (22/6) meninjau Lokasi
Persiapan Jamnas Pramuka di Kawasan Teluk Gelam OKI

Foto : Untung Sarwono/Humas Pemprov Sumsel