Tampilkan postingan dengan label timnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label timnas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Februari 2011

Timnas Gagal Tundukkan Turkmenistan

Palembang:

Tim Nasional (Timnas) Indonesia harus mengakui ketangguhan Turkmenistan, pada ajang kualifikasi Olimpiade 2012.

Hasil ini membuat langkah Indonesia untuk menuju Olimpiade 2012 semakin berat.Apalagi leg kedua akan dilangsungkan di Turkmenistan pada 9 Maret mendatang.

Garuda Muda tumbang dengan skor 1-3 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang ,tadi malam. Gol kemenangan Turkmenstan diciptakan oleh Amanov pada menit ke-16, Boliyan Aleksan menit 80 dan Vahyt pada menit 85. Satu-satunya gol timnas Indonesia disumbangkan oleh Titus Bonai menit 13.

Jalannya pertandingan, sejak kick off babak pertama berlangsung Indonesia yang dimotori Yongki Aribowo memberikan tekanan serangan kepada tim tamu. Tetapi sayangnya beberapa peluang yang dihasilkan dibuang percuma.

Bahkan tim tamu yang datang dengan pola menyerang, selalu menyulitkan lini pertahanan timnas Indonesia. Di menit ke empat Indonesia memiliki peluang untuk mencetak gol, sayangnya bola yang dilepas Yongki masih mengenai tiang gawang lawan. Gol Indonesia tercipta pada menit ke 13 bermula dari tendangan bebas yang dilepaskan Oktavianus Maniani, berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Titus Bonai.Sontekan tumit Titus Bonai membobol gawang Turkmenistan. Tim tamu yang tertinggal langsungberusahamembalas. Duamenit kemudian mereka berhasil membobol gawang Kurnia Meiga lewat tendanganbebas Amanov.Kedudukan1- 1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua tepatnya menit ke-51,Indonesia mendapat peluang melalui Yongki Aribowo, usai memanfaatkan umpan Okto. Sayang tendangan terarahnya masih bisa digagalkan penjaga gawang Turkmenistan Geldiyev. Indonesia kembali mendapatkan peluangnya pada menit ke-64, kali ini melalui tendangan keras Dendi Santoso, namun sayangnya masih terlalu lemah sehingga mudah ditangkap oleh penjaga gawang Turkmenistan. Pada menit-menit akhir babak kedua, tim tamu memanfaatkan kondisi fisik pemain timnas Indonesia yang mulai terkuras. Petaka bagi Indonesia akhirnya datang pada menit ke-80 ketika pemain Turkmenistan Boliyan berhasil merobek gawang Kurnia Meiga untuk kedua kalinya.

Menjelang bubaran, di menit 85 Vahyi berhasil merobek gawang Indonesia hingga kedudukan menjadi 3-1.

Pelatih Indonesia Alfred Riedl mengatakan timnya kalah karena lawan punya kekuatan fisik dan postur yang bagus.

“Kami sudah memiliki kemauan untuk menang tetapi semua tidak keluar karena lawannya kuat. Soal kemampuan individu, kami sudah bagus,”katanya.

Secara permainan, Riedl melihat serangan dari sektor kanan masih kurang. Padahal di posisi itu terletak kelemahan dari Turkmenistan. Mengenai laga tandang ke Turkmenistan,Alfred tetap optimistis meski mengakui tantangannya akan sangat berat.

Sementara pelatih Turkmenistan, Kochumov Amanklych mengaku cukup puas dengan hasil yang ditorehkan anak asuhnya.”Semua bermain dengan baik di lapangan. Butuh kerja keras untuk menghadapi Indonesia dan membuahkan hasil yang bagus,”katanya.

Pemenang pertandingan ini akan lolos ke putaran pertama bergabung dengan 24 tim lain yang akan diundi untuk bertarung home and awayberebut 12 posisi di putaran kedua kualifikasi. Pada putaran kedua, 12 tim yang ada akan dibagi ke dalam 3 grup masing- masing berisi empat tim. Sebanyak tiga pemenang masing-masing grup akan lolos ke Olimpiade 2012 di London mewakili Asia.Tiga runner up dari masing–masing grup akan bertarung di babak playoff, pemenangnya bertemu dengan peringkat keempat kualifikasi zona Afrika berebut satu tiket sisa. (sir)

Jamu Turkmenistan, Timnas Andalkan Kecepatan

Palembang:

Menghadapi Turkmenistan nanti malam di Stadion gelora Sriwijaya, Jaka Baring, Palembang, Tim Nasional Pra-Olimpiade Indonesia mengandalkan kecepatan.

Asisten pelatih tim nasional Indonesia Wolfgang Pikal mengatakan, pertandingan menghadapi Turkmenistan menjadi ujian berat bagi Yongki Ariwibowo dkk. Soalnya, tim negara pecahan Uni Soviet tersebut memiliki potensi membuat kejutan dalam setiap ajang yang diikutinya.

“Kami sudah tahu mereka tim kuat. Jadi pertandingan ini tantangan besar buat kita,”ujar Pikal pada sesi jumpa pers di lantai 18 The Aryaduta Hotel & Convention Center Selasa (22/2). Menurut pria kelahiran Austria ini, tim Indonesia tidak boleh grogi menghadapi tim berpengalaman seperti Turkmenistan.

Menurutnya, meski bermain di Palembang dan bukan Jakarta seperti biasanya, tetap saja ini kandang Indonesia. Jadi, dukungan masyarakat akan lebih besar ketimbang yang didapat tim lawan. “Kami harus main sesuai cara kami dan tidak main bola atas. Kami punya pemain cepat di winger dan itu bisa dimaksimalkan menghadapi pemain Turkmenistan yang memiliki postur tubuh rata-rata di atas 180 cm,” tuturnya.

Mengenai strategi,Pikal menyatakan, tidak akan banyak berubah dari pola yang selama ini dipakai yaitu 4-4-2. Akan tetapi, tentu akan ada penyesuaian dengan kondisi tim terkini.

“Formasi dan komposisi tim kurang lebih sama dengan yang digunakan saat uji coba menghadapi Hong Kong. Tapi kini kami punya tambahan tiga pemain,yaitu Egi Melgiansyah, Oktovianus Maniani, dan Dendi Santoso yang tidak bermain saat di Hong Kong. Mereka bertiga punya kesempatan besar main di laga nanti,”kata Pikal.

Sementara itu, asisten pelatih Turkmenistan Shukurov Tofik mengatakan, timnya sudah siap menghadapi Indonesia di laga pertama Pra-Olimpiade London 2012.

Meski persepakbolaan Indonesia tengah dilanda euforia pascaperhelatan Piala AFF 2010, secara umum mereka tidak mengetahui kekuatan Indonesia sesungguhnya. Apalagi tim yang akan dihadapi nanti merupakan tim U-23 yang banyak dihuni pemain baru.

“Kami datang ke Indonesia dengan bekal pengetahuan sedikit tentang lawan yang akan dihadapi. Meski kami pernah berhadapan dengan tim Asia Tenggara,seperti Vietnam dan Thailand, tidak bisa disamakan kekuatannya dengan Indonesia,” ucap Tofik. Kapten tim Turkmenistan, Amanov Arslanmyrat mengatakan, tim Indonesia merupakan tim yang bagus dan tengah menanjak. Meski demikian, ia dan rekan-rekannya tidak akan memberikan kemenangan bagi Indonesia begitu saja.

“Kami datang dari jauh tidak akan kalah begitu saja. Kami akan berusaha bermain bagus untuk menang,”ucapnya penuh keyakinan. Keyakinan tersebut didukung kondisi tim Turkmenistan yang kondusif. Para pemain pun terlihat santai menjelang pertandingan.“ Indonesia pasti didukung banyak suporter.Tapi tidak masalah bagi kami karena tim ini sudah berpengalaman dan mampu mengatasi tekanan,”pungkasnya

Publik sepak bola Tanah Air berharap pelatih Alfred Riedl mampu melanjutkan tren positif saat menangani timnas senior di Piala AFF 2010. Laga Pra-Olimpiade London 2012 menghadapi Turkmenistan menjadi laga resmi pertama timnas U-23 di tangan pelatih Alfred Riedl.Kedigdayaan Riedl diharapkan mampu melanjutkan tren positif saat menangani timnas senior di ajang Piala AFF 2010.

Kuncinya dengan menggulung tim tamu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring malam nanti. (sir)