Sabtu, 04 Februari 2012

Jamu Persidafon, SFC Target Menang


 
Palembang:

Sriwijaya FC  menargetkan menang saat menghadapi  Persidafon dalam lanjutan  kompetisi Indonesian Super  League (ISL) di laga kandang malam ini. Terutama untuk mempersempit jarak dengan  pemuncak klasemen sementara,  Persipura Jayapura.   Sementara Persidafon sendiri tak pasang target muluk, cukup bermain imbang.

Pertandingan kali ini akan  menjadi ajang pembuktian bagi  striker kedua tim yang sama-sama  terkenal sebagai algojo di depan gawang lawannya  masing-masing. Di kubu tuan  rumah, duet Kayamba-Hilton  (Kahil) akan menjadi tumpuan  bagi SFC dalam mencetak gol  dan memetik poin penuh. Sejauh  ini kerja sama kedua pemain ini  telah menyumbangkan 16 gol.  

Sementara itu, di kubu tim  tamu, duet beda generasi dan  kebangsaan, yaitu Patrich  Wanggai dan Ngon A Djam,  keduanya juga pernah memperkuat SFC, akan menjadi andalan untuk  menjebol gawang SFC yang  dijaga mantan penjaga gawang  timnas Indonesia, Ferry  Rotinsulu. Patrich hingga  pekan keenam ini telah mencetak  lima gol, sedangkan  Ngon A Djam belum satu pun  lantaran lebih sering bergelut  dengan cedera. 

Ketajaman duet Kayamba-Hilton sempat  meredup di dua laga tandang  terakhir menghadapi Persipura  dan Persiwa. Namun,  bermain di depan pendukung  sendiri, mereka diharapkan dapat  kembali menunjukkan  kualitas yang sebenarnya dan  mampu menyumbangkan gol  sebanyak-banyaknya agar SFC  memiliki keunggulan dari  agregat tim lain.

“Pada dua pertandingan  lalu kami gagal mendapatkan  poin. Untuk itu, tidak ada pilihan  lain selain menargetkan  tiga poin. Itu semua sudah menjadi  keputusan bersama antara  pelatih dan pemain untuk menangkan  setiap pertandingan  kandang. Apalagi jarak dengan  Persipura di puncak klasemen  sudah lima poin,“ ungkap Pelatih  SFC Kas Hartadi. 

Meskipun menargetkan capaian  maksimal, Kas harus  tetap mengingatkan para pemain  agar jangan terlalu percaya  diri. Sebab, hal itu justru  akan membuat beban bagi tim.  Seperti yang terlihat saat SFC  menghadapi Gresik United  beberapa waktu lalu.

Saat itu  akibat terlalu bernafsu ingin  mencetak gol, gawang Ferry  Rotinsulu malah nyaris dibobol  para penyerang Gresik lantaran  lini belakang menjadi keropos  karena sibuk membantu  penyerangan.  Selain itu, sejumlah peluang  emas yang seharusnya bisa  dikonversi menjadi gol juga  selalu gagal dimaksimalkan  dengan baik. Jika kondisi ini  kembali terjadi, bukan tidak  mungkin petaka akan menimpa  SFC. Apalagi, Patrich Wanggai  dan Ngon A Djam memiliki  insting gol yang tinggi.

Apalagi, Ngon yang merupakan  mantan punggawa SFC  beberapa musim lalu sedikit  banyaknya sangat memahami  bagaimana karakter permainan  SFC dan pemain bertahan  yang menjaga benteng pertahanan  di lini belakang. 

Asisten Pelatih  Persidafon Ernest P mengungkapkan  jika mereka lebih  memilih realistis dan tidak  akan memasang target terlalu  tinggi. Bisa pulang membawa  satu poin saja sudah cukup.

“Waduh, kami tidak mau  muluk-muluk untuk dapatkan  tiga poin melawan SFC. Siapa  yang tidak tahu SFC, semua  pemainnya adalah pemain terbaik  di Indonesia.Tidak hanya  itu, pemain cadangannya saja  pemain timnas, semua pemain  patut kami waspadai,” kata  Ernest merendah.


Urutan ke-3

Saat ini Laskar Wong Kito  berada di urutan ketiga, dengan  jumlah poin 19 atau selisih  lima angka dengan tim  berjuluk Mutiara Hitam ini  yang bermain imbang 2-2 dengan  PSPS Pekanbaru di pertandingan  kemarin. 

SFC selisih empat angka  dari Persiwa Wamena yang bertengger  di posisi runner up setelah  mengalahkan Persija 2-1.  Jika sukses mendapatkan angka penuh, SFC akan menempel  ketat Persipura dan Persiwa  dengan torehan angka 22.

Dua kali kekalahan saat melakoni  tur Papua kemarin memang  telah membuat SFC  harus puas berada di  posisi ketiga selama  satu pekan  terakhir. Bahkan, Ponaryo Astaman  dkk nyaris turun ke peringkat  empat jika saja tidak memiliki  keunggulan dari agregat gol.  Pasalnya, Mitra Kukar yang di  pertandingan kemarin sukses  mengalahkan Persela Lamongan  dengan skor 2-0 juga  memiliki poin yang sama dengan  SFC. 

Dengan kondisi begini, tambahan  tiga angka menjadi suatu  keharusan jika tidak ingin  dikejar para tim pesaing lainnya.
 
Apalagi, saat ini beberapa  tim, seperti Persib, Mitra Kukar,  Persija, bisa saja sewaktu-waktu  menyalip dan meninggalkan  SFC jika anak asuh Pelatih  Kas Hartadi tidak bisa memaksimalkan  5 laga kandang  sisa dan 2 laga tandang sisa di  putaran pertama ini.  (sir)

Tidak ada komentar: