Senin, 10 November 2008

sekolah internasional gratis


Kepsen:
Di Sumsel akan dibangun sekolah unggulan bertaraf internasional yang gratis.
Putra Sampoerna Foundation (PSF) bekerja sama dengan Pemprov Sumsel yang akan mendirikan sekolah unggulan tersebut. Senin (10/11) di Hotel Aryaduta, Palembang dilakukan Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dengan Chief Operation Officer SF Elan Merdy disaksikan President of Sampoerna Foundation Ron Perkinson dan Ketua DPRD Sumsel H Zamzami Ahmad

Sekolah Internasional Gratis Dibangun di Sumsel

Palembang:

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF).


Kerja sama ini meliputi bidang pendidikan melalui program School International Program(SIP).Dalam program ini,PSF memberikan bantuan dana sebesar Rp500 miliar untuk membangun satu unit sekolah bertaraf internasional (SBI) yang akan dibangun di kawasan Jakabaring,Palembang.

“Sekolah ini nantinya dilengkapi dengan asrama, sport and meeting hall, laboratorium, digital library dan lain-lain. Dan yang paling penting, sekolah ini gratis,” ujar Alex seusai melakukan penandatanganan MoU di Hotel The Aryaduta,Palembang, Senin (10/11).

Ditambahkan mantan Bupati Muba ini, sekolah ini nantinya akan menerima 25 persen lulusan SLTP dari seluruh Indonesia. Sisanya, 75 persen dari seluruh kabupaten/kota se-Sumsel.
Menurut dia, program ini akan memberikan kesempatan besar kepada para siswa berbakat di bidang akademis, tetapi secara ekonomi lemah untuk dapat menikmati pendidikan berskala internasional dengan bebas biaya. Selain itu,sekolah ini diharapkan mampu menjadi centre excellence dan knowledge sharing yang akan menjadi model pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumsel.

Sekolah ini akan mengombinasikan kurikulum nasional dan internasional dengan penguatan di sejumlah bidang. Sementara itu, Chief Operating Officer Program Sampoerna Foundation Elan Merdy menjelaskan, PSF adalah sebuah organisasi filantropi profesional yang berdedikasi untuk menciptakan pemimpin Indonesia berkompeten dan bermoral melalui pendidikan berkualitas.

“Sejak 2001, kami memberi lebih dari 32.000 beasiswa, mulai tingkat SD hingga S-2, baik dalam maupun luar negeri, khususnya bagi siswa berkemampuan terbaik, tapi mengalami kesulitan keuangan,”ungkapnya. (sir)

Tidak ada komentar: