Selasa, 07 Oktober 2014

4 Bulan Tak Gajian, Sopir Transmusi Demo ke Gubernur


Palembang, Musi Pos
Sudah berulangkali Forum Karyawan Transmusi (Fortrans) menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kota Palembang, Pemerintah Kota (Pemkot). Kali ini, Selasa (7/10) ratusan karyawan Transmusi mengadakan demo di Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menuntut gaji mereka selama empat bulan belum dibayar oleh pihak SP2J
Juliansyah, koordinator lapangan mengatakan, dirinya mengaku kesal terhadap pihak DPRD Kota dan Pemkot kota Palembang. Selama ini hanya memberi harapan saja terhadap keterlambantan gaji yang belum dibayar oleh pihak PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) selama empat bulan terhitung bulan ini.
“Hak karyawan Transmusi belum dibayar selama empat bulan, aku demo disini agar Bapak Gubernur Sumsel untuk bisa mencarikan solusi agar karyawan bisa memperoleh haknya,”ujarnya saat menyampaikan orasi di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A Rivai Palembang.
Pantauan SH, yang menerima aksi Demo Transmusi pihak Kasat Pol PP Sumatera Selatan. Marwan Hasmen, Direktur Utama, PT SP2J, ketika dikonfirmasi terkait demo yang dilakukan karyawan Transmusi, di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (7/10) enggan untuk menanggapi
"Saya tidak mau komentar, no comment soal itu," ujar Marwan Hasmen dihubungi melalui ponselnya
Dengan seringnya aksi demo yang dilakukan oleh pihak Transmusi, masyarakat Kota Palembang sekarang banyak yang beralih ke kendaraan bus kota yang selama ini telah ada sebelum Transmusi beroperasi.
“Waktu pertama kali, saya merasa senang telah beroperasinya Transmusi di Palembang. Namun setelah ada gonjang-ganjing atau sering demo di Palembang, kepercayaan masyarakat semakin berkurang terhadap Transmusi, buktinya lama-lama kendaraan Transmusi banyak yang tidak beroperasi,”ujar Robin (44), warga Talang Kelapa Palembang. (sir)












Tidak ada komentar: