Kamis, 11 Desember 2008

SBY batal buka Silaknas

Buka Silaknas Icmi, Presiden SBY Digantikan Waprès Jusuf Kalla

Palembang:

Silaturahmi Kerja Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Silaknas ICMI) di Hotel Aryadhuta, Palembang, Jumat pagi (12/08) yang semula dijadwalkan akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dipastikan dibuka Wakil Presiden (Wapres) M Jusuf Kalla.

Presiden SBY batal ke Palembang karena akan memimpin upacara pemakaman Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Ali Alatas. Semua persiapan, mulai dari pengamanan tempat dilangsungkannya acara Silaknas hingga objek lain yang hendak dikunjungi,telah dilakukan. Bahkan, flyover yang termasuk dalam salah satu proyek yang hendak diresmikan orang nomor satu di Indonesia tersebut,juga telah dipasang traffic light.

Kepala Biro Umum dan Humas Setda Provinsi Sumsel Agustiar Effendi membenarkan batalnya kedatangan Presiden tersebut. Namun, batalnya kedatangan RI 1 itu tidak mengurangi makna pembukaan Silaknas yang berlangsung pada 12–14 Desember. Sebab,selain dibuka Wapres Jusuf Kalla, juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu dan tokoh nasional lainnya.

“Pembukaan Silaknas akan dibuka Wapres yang direncanakan akan tiba di bandara sekitar pukul 14.15 WIB,” ujarnya di Palembang. Setiba di Palembang,Wapres beserta Ibu Hj Mufidah Jusuf Kalla yang disambut Gubernur Sumsel Alex Noerdin beserta unsur Muspida Provinsi Sumsel, langsung menuju tempat dilangsungkannya acara Silaknas.

Kemudian setelah membuka acara Silaknas,Wapres akan langsung kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Rj-85/Pelita. Mengenai peresmian beberapa proyek, lanjut Agustiar, kemungkinan tetap akan dilakukan.Sebab,peresmian tersebut hanya berupa penandatanganan prasasti yang disediakan di tempat Silaknas. Jadi,acara peresmian beberapa proyek dan pembukaan Silaknas disatukan pada tempat yang sama.

Kepala Bagian Humas Biro Umum dan Humas Setda Sumsel Tonton Jum Eka Permana menambahkan, tidak ada perbedaan dalam persiapan penyambutan Wapres beserta Ibu Hj Mufidah Jusuf Kalla.Hanya,untuk pengamanan pada masjid yang sebelumnya direncanakan akan dikunjungi Presiden,ditiadakan. “Tidak ada perubahan dalam penyambutan.Hanya, Wapres tidak salat Jumat di Masjid Agung,”katanya.

Kepala Penerangan Korem 044/Gapo Palembang Kapten Arifin Rito mengatakan, perubahan tersebut tetap tidak mengubah strategi pengamanan yang dilakukan. Sebab, Presiden maupun Wapres merupakan simbol negara yang harus mendapat pengamanan VVIP. “Pola pengamanan tetap sama.Walaupun Wapres, itu juga sama saja dengan Presiden. Sudah menjadi standar,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya dengan dibantu personel dari kepolisian tetap standby melakukan pengamanan. Pengamanan dilakukan dengan menggunakan dua pola, yakni tertutup dan terbuka pada tempat-tempat yang dilalui dan dikunjungi Wapres.

Ketua Pelaksana Silaknas ICMI Prof Fachrurrozi Syarkowi mengaku dapat memaklumi perubahan tersebut.Untuk itu, Silaknas ICMI 2008 dengan tema “Memperkuat Kemandirian dan Ketahanan Ekonomi dalam Membangun Martabat Bangsa”, tetap mempunyai beberapa sisi strategis. (sir)

Tidak ada komentar: