Jumat, 15 Juni 2012

Sekolah Swasta Sulit Berkembang, Agenda Munas BMPTS



Palembang:
Isu mengenai sekolah-sekolah swasta yang kini sulit berkembang akibat adanya dikotomi oleh pemerintah akan menjadi agenda Musyawarah Nasional (Munas) Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) ke 10, pada 5-9 Juni, di Palembang.


Sekitar 700 tamu dari seluruh Indonesia bakal hadir dalam Munas yang direncanakan dibuka
Menteri Pendidikan Nasional M Nuh.

Ketua BMPS Sumsel Anwar Malik mengungkapkan, penyelenggaraan Munas ini kali pertama di lakukan di luar pulau Jawa.Seluruh peserta diinapkan diWisma Atlet. Selain membahas pertanggungjawaban dan evaluasi pengurus lama,Munas ini juga memiliki agenda utama yakni memilih Ketua Umum baru untuk periode 2012-2017.

Isu mengenai sekolah-sekolah swasta yang kini sulit berkembang akibat adanya dikotomi oleh pemerintah juga akan dibahas, katanya.

Melalui Munas kali ini, dia berharap, pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dapat lebih berkembang dan memberikan partisipasi yang positif bagi dunia pendidikan. Dia juga berharap dengan Munas ini,pemerintah dapat lebih memperhatikan keberadaan sekolah-sekolah yang dibentuk masyarakat sesuai UU yang diatur dalam pendidikan.

Saat ini, jelas dia, sebenarnya sekolah swasta yang dibangun oleh masyarakat melalui yayasan atau organisasi lainnya sudah mampu berkembang searah dengan UU pendidikan. Sayangnya belakangan ini pemerintah dinilai tidak lagi mengindahkan perkembangannya dengan membiarkan sekolah-sekolah baru bermunculan di sekitarnya terutama sekolah negeri.Akibatnya, kini tak sedikit sekolah swasta yang kurang berkembang karena semakin kesulitan mencari siswa.

Kalau dulu, setiap tahun sekolah swasta dengan mudah mendapatkan siswa-siswa hingga tiga sampai empat kelas pertahun.Tapi sekarang susah. Harusnya pemerintah dorong saja sekolah yang sudah jalan itu agar lebih berkembang,tukasnya.

Sekedar diketahui, dari sekitar 700 tamu undangan yang akan hadir,120-nya terdiri dari induk berbagai organisasi kependidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah.Mengingat banyaknya peserta yang akan hadir, Anwar berharap pemerintah provinsi dan kota dapat membantu fasilitas mereka menyukseskan penyelenggaraan Munas tersebut. Para tamu undangan ini diperkirakan akan mulai berdatangan hari ini.

Selain Menteri Pendidikan, acara Munas itu rencananya akan dihadiri juga banyak tokoh penting nasional salah satunya Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Kalau sesuai rencanya, Menteri Pendidikan Muhammad Nuh akan datang. Selain itu juga ada Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Makanya kita harap acara ini benar-benar bisa berlangsung sukses,ujarnya. (sir)

Tidak ada komentar: