Kamis, 21 Juni 2012

SFC Fenomenal, Persija Tak Ada Apa-apanya




Palembang,

Sebagai Gubernur Sumsel yang juga pembina Sriwijaya Football Club (SFC), H Alex Noerdin begitu bangga dengan prestasi yang diraih tim yang bermarkas di Palembang. Sebaliknya, sebagai calon Gubernur DKI, mantan Bupati Musi Banyuasin ini menilai Persija,  tim kebanggaan ibukota, sebagai tim yang tidak apa-apanya.


”Sungguh fenomenal, menyisakan empat pertandingan, SFC sudah mengunci sebagai juara Indonesian Super League (ISL) dengan poin 73,” ujar Alex Noerdin di sela-sela sambutannya usai menerima piala citra dan penghargaan terpuji yang diperoleh Film ”Pengejar Angin” dalam FFI dan Festival Film Bandung beberapa waktu lalu dari para pemain dan sutradara fil tersebut. Acara ini digelar di Hotel Aston Kamis malam (21/6).

Ditambahkan Alex, ini merupakan kebanggaan dan kesuksesan fenomena  yang pernah diraih SFC. Sebelumnya, tim yang dulunya bernama Persijatim ini memang pernah meraih double winner, mengawinkan piala Liga Indonesia dan Piala Copa. Lalu, dua kali berturut-turut menjuarai Piala Copa.

Dan di musim tahun ini, dengan pengelolaan tanpa menggunakan APBD kembali menorehkan hasil gemilang.

”Bandingkan dengan Persija, yang bermarkas di ibukota. Bagaimana mau berprestasi kalau stadion untuk latihan saja tak punya. Berbeda dengan SFC yang punya home base. Mereka mestinya punya level yang jauh lebih tinggi dibanding kesebelasan yang bermarkas di daerah,” ujarnya membandingkan.


Memang, untuk menciptakan prestasi yang mumpuni, lanjut Alex, dibutuhkan pengelolaan yang profesional, transparan, dan serius.  ”Ini dibuktikan oleh manajemen SFC. Tentunya, pemain yang bisa menciptakan prestasi bagus kalau dinaungi manajemen yang juga baik,’ katanya yakin.

Incar LCA


Setelah dipastikan menjadi juara ISL, SFC mengincar  ajang kompetisi yang lebih tinggi yakni Liga Champion Asia (LCA) maupun Piala AFC.

Pelatih SFC Kas Hartadi juga berharap timnya bisa memperoleh kesempatan bermain dikompetisi level Asia seperti LCA. Menurut dia, keinginan itu juga harapan seluruh pemain agar dapat menimba ilmu lebih banyak dan menjajal kualitas tim-tim elite dari negara di Asia.

“Kami sangat berkeinginan berlaga di LCA karena dari ajang itu bisa mendapatkan banyak pengalaman. Bagaimana mekanismenya, diserahkan sepenuhnya kepada yang lebih berwenang,” tambahnya.

Presiden SFC Dodi Reza Alex optimistis, timnya bisa menjadi wakil Indonesia di ajang kompetisi level Asia seperti musim-musim sebelumnya sehingga bisa memperbaiki prestasi tertinggi yang berhasil ditorehkan ketika sukses menembus babak 16 besar Piala AFC musim kompetisi 2009/2010 lalu.  (sir)
 



Tidak ada komentar: